LAJUR.CO, KENDARI – Kabar baik bagi masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra). Sebanyak 20 ruas jalan yang selama belasan hingga puluhan tahun mengalami kerusakan akan mendapat penanganan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Perubahan 2026.
Dari 20 ruas jalan tersebut, tiga di antaranya berada di Kabupaten Muna. Ketiganya yakni ruas jalan Mantobua–Lohia sepanjang 2,91 kilometer dengan anggaran Rp9,5 miliar, ruas jalan Wasolangka–Bonekacintala sepanjang 7,60 kilometer dengan anggaran Rp23 miliar, serta akses menuju Arena Dayung sepanjang 2,5 kilometer dengan anggaran Rp8,6 miliar.

Anggota Komisi I DPRD Muna, Rasmin, menyampaikan apresiasi kepada Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ir. Ridwan Bae, yang dinilai telah memperjuangkan penanganan sejumlah ruas jalan di Kabupaten Muna.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah ruas jalan Mantobua–Lohia yang selama puluhan tahun mengalami kerusakan cukup parah.
“Alhamdulillah, terima kasih kami sampaikan kepada Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ir. Ridwan Bae yang telah memperjuangkan pengaspalan jalan di Kecamatan Lohia. Insyaallah awal Oktober 2026 akan diaspal menggunakan APBN dengan anggaran sebesar Rp9,5 miliar. Ruas jalan yang akan diaspal sepanjang 2,91 kilometer,” kata Rasmin saat dikonfirmasi, Rabu (30/9).
Selain ruas Mantobua–Lohia, Rasmin mengatakan terdapat dua ruas jalan lainnya di Kabupaten Muna yang juga akan mendapat penanganan melalui APBN 2026.
Kedua ruas tersebut yakni jalan Wasolangka–Bonekacintala sepanjang 7,60 kilometer dengan nilai anggaran Rp23 miliar serta akses Arena Dayung sepanjang 2,5 kilometer dengan anggaran Rp8,6 miliar.
Terpisah, Ridwan Bae membenarkan adanya rencana penanganan sejumlah ruas jalan tersebut. Ia mengatakan pekerjaan ditargetkan mulai dilaksanakan pada awal Oktober 2026, sembari menunggu proses teknis.
“Insyaallah semua ruas jalan itu akan dikerjakan awal Oktober 2026. Kita menunggu saja proses teknisnya. Tentu semua ini saya perjuangkan untuk kepentingan masyarakat di Sultra,” ujar Ridwan.
Menurut dia, perbaikan infrastruktur jalan diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendorong aktivitas perekonomian daerah.
“Agar akses transportasi lancar dan perputaran ekonomi di masyarakat juga lancar karena konektivitas antardaerah di Sultra bisa terhubung dengan baik,” pungkas politikus Partai Golkar tersebut. Tri



