SULTRABERITA.ID, KENDARI – Badan Anggaran DPR RI mengusulkan ke pemerintah dan Bank Indonesia (BI) untuk mencetak uang hingga Rp 600 triliun. Katanya, tujuannya untuk menyelamatkan ekonomi Indonesia dari dampak virus Corona (COVID-19).
Padahal, jika mencetak uang ada potensi inflasi tinggi yang menghantui jika prosesnya tak dilakukan dengan cermat. Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Bhima Yudhistira memprediksi akan terjadi inflasi tinggi yang melanda Indonesia akibat pencetakan uang ratusan triliun ini.
BACA JUGA:
- RPH Kendari Sediakan Jasa Penitipan Ternak Rp5 Ribu per Hari, Tarif Potong Kurban Mulai Rp30 Ribu
- Pedagang Sapi di Kendari Full Orderan Jelang Iduladha, Stok 50 Ekor Nyaris Ludes
- Prabowo Sumbang 18 Ekor Sapi Jumbo ke Sultra, Termahal di Koltim Rp123 Juta Jenis Limousin
- Peternak Sapi di Konsel Banjir Pesanan Jelang Iduladha, Harga Capai Rp23 Juta per Ekor
- 43 Siswa SD/MI di Kendari Adu Kemampuan Bertutur, Pemenang Bakal Wakili Kota Kendari
“Mencetak uang tanpa ada underlying asset yang jelas ini bisa menimbulkan dampak pada inflasi tinggi,” kata Bhima kepadadetikcom, Kamis (30/4/2020).
Dampak itu bukanlah ancaman semata. Negara lain seperti Zimbabwe sudah mengalaminya langsung akibat cetak uang terus-menerus. Berdasarkan catatandetikcom, Zimbabwe pernah mengalami inflasi hingga 11,250 juta persen bahkan pernah menyentuh 231 juta persen pada 2008.
Salah satu pemicu ledakan inflasi adalah suplai yang berlebihan. Presiden Robert Mugabe yang memimpin Zimbabwe selama 37 tahun itu mencetak uang yang berlebihan guna mendanai kampanye pemilu. Saat kepemimpinannya, kondisi perekonomian terus-terusan jatuh.
Akibat itu, tingkat pengangguran di sana mencapai 80-94%. Banyak pabrik-pabrik manufaktur yang tutup sementara suplai makanan juga langka.
Banyak pekerja yang tak merasakan dampak dari gajinya karena harga-harga sangat tinggi akibat stok barang di toko-toko sangat langka.
Tingginya inflasi di Zimbabwe membuat negara ini pernah melakukan redenominasi mata uang, dengan menyederhanakan uang 10 miliar dolar Zimbabwe menjadi 1 dolar Zimbabwe atau menghilangkan 10 angka nol. Adm
Sumber: detik.com
Judul: https://m.detik.com/finance/berita-ekonomi-bisnis/d-4997411/dpr-usul-bi-cetak-uang-rp-600-t-ingat-kisah-buruk-zimbabwe?utm_source=facebook&utm_campaign=detikcomsocmed&utm_medium=btn&utm_content=finance





