SULTRABERITA.ID, KENDARI – Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyampaikan duka cita atas meninggalnya para tenaga medis yang menangani pasien virus corona Covid-19.
“Saya ingin mengucapkan belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya dokter, perawat, tenaga medis yang telah berpulang ke haribaan Allah SWT,” ujar Jokowi usai meninjau kesiapan Wisma Atlet Jakarta, Senin (23/3/2020).
BACA JUGA :
- 20 Calon PMI Sultra Ikuti Interview Kerja Sawit Malaysia, PT Nusa Sinar Makmur Gandeng BP3MI Pastikan Prosedur Legal
- Enam Kepala Daerah di Sultra Dengan Usia Tertua, Bupati Koltim Paling Senior
- Wakil Rektor UHO Bakal Kasih Sanksi ke Senior yang Bullying & Main Fisik ke Mahasiswa Baru
- Mahasiswi UIN Kendari Raih Top 2 Best Speaker di Konferensi Internasional, Bawa Isu Generasi Muda Muslim & Teknologi
- Potret Dua Mahasiswa Baru Berkebutuhan Khusus Mulai Kuliah Perdana di Kampus UHO
Jokowi menyatakan, seluruh tenaga medis yang gugur sudah berjuang sekuat tenaga untuk mengobati pasien Covid-19.
“Mereka telah berdedikasi, berjuang sekuat tenaga menangani Covid-19. Atas nama pemerintah, negara, rakyat, saya mengucapkan terima kasih,” tutup Jokowi.
Selain itu, Jokowi juga mengumumkan bahwa nantinya para tenaga medis yang menangani kasus Covid-19 akan mendapatkan insentif bulanan.
“Pada kesempatan baik ini juga, kemarin kita telah rapat, kita telah putuskan, bersama Menteri Keuangan juga, terkait pemberian insentif bulanan kepada tenaga medis,” kataJokowi.
Jumlah Berbeda
Insentif yang diberikan tersebut jumlahnya berbeda-beda. Termasuk juga, santunan kepada tenaga medis yang meninggal dunia.
“Insentif dokter spesialis Rp 15 juta, dokter umum dan gigi Rp 10 juta, bidan dan perawat Rp 7,5 juta, dan tenaga medis lainnya 5 juta,” kata Jokowi.
“Juga santunan kematian sebesar Rp 300 juta. Dan ini hanya berlaku untuk daerah yang sudah menyatakan status tanggap darurat,” tegas Jokowi. Adm
Sumber : liputan6.com
Judul : https://m.liputan6.com/news/read/4208840/duka-mendalam-jokowi-untuk-tenaga-medis-yang-gugur-melawan-covid-19



