LAJUR.CO, KENDARI – Lulusan program pascasarjana dan profesi mendominasi peraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4,0 pada Wisuda Program Doktor XLVIII, Magister LXXVII, dan Sarjana CX Universitas Halu Oleo yang digelar di Auditorium Mokodompit, Kamis (7/5/2026).
Dari total 749 wisudawan yang dikukuhkan, tercatat empat lulusan berhasil meraih IPK 4,0. Dua di antaranya berasal dari program magister Pascasarjana, yakni Muhamad Irfan Rama dari Program Studi Ilmu Manajemen Konsentrasi Manajemen Administrasi Publik S2 dan Sri Sulastri dari Program Studi Pendidikan Seni S2.
Sementara dua lainnya berasal dari program profesi, yakni Nurfahrila Fahda dari Program Studi Pendidikan Profesi Ners Fakultas Kedokteran dan Fandi Ahmad dari Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas Farmasi.
Selain mencetak capaian akademik tertinggi, keempatnya masuk dalam daftar lulusan terbaik pada wisuda tahun 2026 bersama sejumlah mahasiswa berprestasi dari berbagai fakultas.
Sementara itu, predikat lulusan terbaik tingkat universitas diraih Nur Grace dari Program Studi Sastra Inggris S1 Fakultas Ilmu Budaya dengan IPK 3,95 dan masa studi 3 tahun 9 bulan.
Nama lain yang turut meraih predikat lulusan terbaik dari program sarjana yakni Annisa Nurfadilah dengan IPK 3,94, Alfiansyah Salmon dengan IPK 3,72, Juliyanti dengan IPK 3,79, serta Della Indriani dengan IPK 3,89.
Prosesi wisuda kali ini mencakup lulusan program doktor, magister, profesi, diploma, hingga sarjana dari 14 fakultas dan Pascasarjana.
Pada jenjang Pascasarjana, UHO menghasilkan 7 doktor dengan rata-rata IPK 3,91 dan masa studi 3 tahun 2 bulan. Sementara program magister meluluskan 16 mahasiswa dengan rata-rata IPK 3,85 dan masa studi 2 tahun 1 bulan.
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) menjadi fakultas dengan jumlah lulusan terbanyak, yakni 159 orang yang terdiri dari 158 sarjana dan 1 magister. Fakultas Farmasi menyusul dengan 158 lulusan, meliputi 155 profesi apoteker, 2 magister, dan 1 sarjana.
Fakultas Hukum mencatat 80 lulusan yang terdiri atas 33 sarjana dan 47 magister. Fakultas Kedokteran menghasilkan 64 lulusan, mencakup 13 sarjana serta 51 profesi dokter dan ners.
Sementara itu, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik meluluskan 63 sarjana. Fakultas Ekonomi dan Bisnis melepas 37 lulusan yang terdiri dari 29 sarjana dan 8 magister.
Fakultas Ilmu Budaya menghasilkan 41 sarjana, sedangkan Fakultas Teknik mencetak 40 lulusan yang terdiri atas 34 sarjana dan 6 diploma tiga.
Pelaksana Tugas Rektor UHO, Herman, menyebut rata-rata IPK lulusan tetap berada di atas standar kampus, yakni 3,2.
“Kalau kita lihat tadi rata-rata IPK itu tetap kita pertahankan. Rata-rata lulusan kita IPK-nya di atas 3,2. Artinya capaian itu tetap menjadi standar yang telah kita tentukan,” ujar Herman.
Di sisi lain, pihak kampus masih mengevaluasi sejumlah fakultas yang memiliki rata-rata masa studi mahasiswa lebih dari empat tahun.
Menurut Herman, kondisi tersebut menjadi perhatian universitas agar mahasiswa dapat menyelesaikan pendidikan sesuai target waktu yang ditetapkan.
Ia mengingatkan para wisudawan, khususnya peraih predikat cumlaude, agar terus mengembangkan kemampuan dan pengalaman setelah menyelesaikan pendidikan tinggi.
“Bekali diri dengan ilmu pengetahuan dan pengalaman yang memadai, agar bisa lebih baik, kreatif, inovatif, adaptif terhadap pembaruan, serta mampu menghadapi berbagai tantangan,” tuturnya.
Laporan Ika Astuti





