SULTRABERITA.ID, KENDARI – Geliat perkembangan pasar modal Sulawesi Tenggara (Sultra) menunjukkan trend positif sepanjang tahun 2019. Data dirilis Bursa Efek Indonesia (BEI) Sultra mencatat adanya kenaikan jumlah investor selang setahun terakhir.
BACA JUGA :
- ESG PT Vale Makin Kuat di 2025: Investasi Lingkungan Naik 54%, Kinerja Energi Membaik
- Indosat Cetak Kinerja Kuat di Awal 2026, Fitur Berbasis AI Dorong Pertumbuhan Dua Digit
- Program Layar Benteng Bergulir: Angkat 18 Film Sineas Sultra, Tayang Ala Layar Tancap di Kepulauan Buton
- Menkes Bicara Peluang Iuran BPJS Kesehatan Naik Tahun Ini
- Disnakertrans Sultra Apresiasi Inisiatif UKPM Siapkan Lulusan Bersertifikasi Kompetensi K3
Pelaksana Harian (PH) Kepala Bursa Efek (BEI) Sultra, Ricky menyatakan kenaikan jumlah investor mencapai 70% pada tahun 2019.
Periode Desember 2019 jumlah investor di pasar modal Sultra berjumlah 4.053 orang. Dibanding tahun sebelumnya, akumulasi pertambahannya berkisar 1.230 investor baru.
Pertambahan investor tersebut, kata Ricky, didominasi oleh kaum milenial. Dimana tercatat ada sebanyak 1.901 investor merupakan kaum milenial, yakni investor yang berusia di bawah 30 tahun
“Hal ini menunjukkan kesadaran masyarakat Sulawesi Tenggara untuk berinvestasi semakin besar. Tahun 2019, trennya meningkat di kalangan milenial,” terang Ricky, Selasa 7 Januari 2019.
Penambahan jumlah investor pada tahun 2019 didukung beberapa hal. Diantaranya intensitas sosialisasi dan edukasi Pasar Modal ke berbagai instansi/lembaga di Sultra oleh BEI, adanya Galeri Investasi yang tersebar di tujuh perguruan tinggi yang ada di Sultra.
Disusul gencarnya Kampanye Program “Yuk Nabung Saham”. Program program ini mengedukasi masyarakat terkait kemudahan berinvestasi dengan cara membuat rekening saham dengan setoran awal 100.000 rupiah.
“Pasar Modal bukan milik orang-orang kaya saja, tapi Pasar Modal adalah tempat berinvestasi bagi semua kalangan. Kami harap melalui sosialisasi dan edukasi yang benar dapat membuat semakin banyak masyarakat Sultra yang sadar akan pentingnya berinvestasi,” terangnya.
Tahun 2020, kata Ricky, BEI Sultra menargetkan peningkatan investor pasar modal hingga 7.000 investor.
“Kami berterima kasih kepada seluruh kalangan masyarakat Sultra yang telah turut mendukung literasi, inklusi serta aktivasi di Pasar Modal Indonesia,” pungkas Ricky. Adm





