HEADLINE

IDAI: Sekolah Baru Dapat Dibuka jika Kasus Covid-19 Telah Menurun

×

IDAI: Sekolah Baru Dapat Dibuka jika Kasus Covid-19 Telah Menurun

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi. Foto : Ist

SULTRABERITA.ID, KENDARI – Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menilaikegiatan belajar mengajarbaru dapat kembali dilakukan disekolahketika jumlah kasusCovid-19telah menurun.

Ketua Umum PP IDAI Aman Bhakti Pulungan mengajurkan agar kegiatan pembelajaran jarak jauh dilanjutkan pada tahun ajaran baru mendatang karena jumlah kasus belum menurun.

BACA JUGA :

“Pembukaan kembali sekolah-sekolah dapat dipertimbangkan bila Covid-19 telah menurun dan kita lihat di TV belum menurun kan,” kata Aman dalam acara rapat koordinasi nasional Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) secara daring, Kamis (11/6/2020).

Baca Juga :  Lepas Masker di Tempat Terbuka, Penghapusan Syarat PCR, dan Langkah Menuju Endemi Covid-19

Aman menuturkan, secara epidemiologis, persebaran wabah Covid-19 di Indonesia belum terkendali, sehingga anak-anak memiliki risiko terinfeksi virus corona.

“Tiap minggu kasusnya naik, tiap minggu ada anak yang meninggal baik positif maupun PDP, bagaimana ini dikatakan terkendali,” ujar Aman.

Selain itu, Aman juga menilai sistem kesehatan serta pemantauan kesehatan masyarakat belum mampu menangani Covid-19.

Ia mencontohkan data kasus Covid-19 yang dilaporkan setiap harinya kerap kali tidak sesuai dengan temuan di lapangan.

“Hari ini diumumkan (zona) hijau, hari itu saya cek ada tiga kasus baru di tempat yang diumumkan hijau. Jadi kan kadang-kadang data yang di TV itu data yang beberapa lama yang lalu,” ujar Aman.

Baca Juga :  Berlaku Hari Ini, Aturan Perjalanan Terbaru, Tak Perlu PCR atau Antigen

Aman pun menegaskan bahwa anak-anak sama-sama berisiko meninggal akibat terinfeksi Covid-19, selayaknya orang dewasa.

“Anak itu banyak yang meninggal, satu anak pun tidak boleh meninggal. Jangan dibilang anak itu enggak ada (yang) meninggal,” kata Aman.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Biro Kerja Sama dan Humas ( Kemendikbud) Evy Mulyani mengatakan, dimulainya tahun ajaran baru tidak dilakukan secara tatap muka. Model pembelajaran akan disesuaikan dengan perkembangan kondisi pandemi Covid-19.

“Yang ingin saya sampaikan adalah klarifikasi bahwa ketika kita bicara tahun ajaran baru ini tidak sama dengan kegiatan belajar mengajar tatap muka disekolah atau pembukaan sekolah artinya bahwa tahun ajaran baru yang dimaksud adalah dimulainya tahun pelajaran baru 2020/2021,” kata Evy dalam video yang ditayangkan dalam talk show bertemaLembaga Pendidikan yang Adaptif Terhadap Kebiasaan Baru, Selasa (9/6/2020).

Baca Juga :  Kalla Toyota Trust Bagi-Bagi Hadiah Smart TV Hingga Sepeda Lipat Ke Pelanggan

Evy menuturkan, nantinya model pembelajaran akan tergantung pada perkembangan kondisi Covid-19, mungkin pembelajaran dilakukan seperti tiga bulan terakhir.

“Artinya model pembelajaran akan sangat tergantung pada perkembangan kondisi. Model pembelajaran pertama yang utama sebagian besar sekolah akan melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) seperti yang sudah dilakukan tiga bulan terakhir ini,” ujar Evy. Adm

Sumber : kompas.com
Judul : https://nasional.kompas.com/read/2020/06/11/17205391/idai-sekolah-baru-dapat-dibuka-jika-kasus-covid-19-telah-menurun

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x