BERITA TERKINIEKOBISHEADLINE

Inflasi Sultra Mei 2026 ‘Bengkak’ Tembus 4,07 Persen, Lampaui Batas Atas Target Nasional

×

Inflasi Sultra Mei 2026 ‘Bengkak’ Tembus 4,07 Persen, Lampaui Batas Atas Target Nasional

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – Inflasi tahunan di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengalami pembengkakan signifikan. Periode Mei 2026 angka inflasi Sultra tercatat menembus 4,07 persen.

Angka tersebut sudah melampaui batas atas sasaran inflasi nasional yang ditetapkan pemerintah dan Bank Indonesia (BI), yakni 2,5 persen ± 1 persen atau berada dalam rentang 1,5 persen hingga 3,5 persen.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi Sultra pada Mei 2026 tercatat sebesar 4,07 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) mencapai 113,14. Capaian tersebut menunjukkan tekanan harga barang dan jasa di Sultra masih cukup tinggi dibandingkan target yang diharapkan.

Baca Juga :  CIMB Niaga Perbarui Mini Banking Lab Vokasi UI, Dorong Literasi Digital Perbankan

Kepala BPS Sultra, Hadi Susanto, mengatakan inflasi terjadi akibat kenaikan harga pada sebagian besar kelompok pengeluaran masyarakat.

“Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian indeks kelompok pengeluaran,” ujar Hadi.

Masih dari data BPS Sultra, kelompok makanan, minuman dan tembakau menjadi salah satu penyumbang utama inflasi dengan kenaikan sebesar 5,38 persen. Tekanan harga juga terjadi pada kelompok transportasi yang meningkat 5,02 persen, pendidikan 4,03 persen, serta perawatan pribadi dan jasa lainnya yang melonjak hingga 8,74 persen.

Baca Juga :  Inflasi Sultra April 2026 Melandai ke 2,98 Persen, Baubau Tertinggi 4,08 Persen

Kenaikan harga turut terjadi pada kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 2,39 persen. Kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga naik 2,17 persen, penyediaan makanan dan minuman atau restoran meningkat 2,12 persen, sementara rekreasi, olahraga dan budaya mengalami inflasi 1,79 persen.

Adapun kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan mencatat kenaikan sebesar 0,98 persen dan kelompok kesehatan naik 0,25 persen. Sementara itu, kelompok pakaian dan alas kaki menjadi satu-satunya kelompok yang mengalami deflasi sebesar 0,02 persen.

Baca Juga :  Mengapa Stres Bikin Perut Tak Nyaman? Ini Alasannya

Selain inflasi tahunan, BPS mencatat Sultra mengalami inflasi bulanan (month to month/mtm) sebesar 0,92 persen. Sementara inflasi tahun kalender (year to date/ytd) mencapai 3,22 persen.

Dari empat daerah yang menjadi lokasi penghitungan inflasi di Sultra, Kota Baubau mencatat inflasi tertinggi sebesar 5,11 persen dengan IHK 114,15. Sebaliknya, Kabupaten Konawe menjadi daerah dengan inflasi terendah, yakni 2,59 persen dengan IHK 112,65. Adm

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x