SULTRABERITA.ID, KENDARI – Kabar duka mengenai perkembangan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona di RS Bahteramas Sultra. Senin 23 Maret 2020, satu pasien suspect Covid-19 dinyatakan meninggal dunia di ruang isolasi pasien pengidap virus corona Bahteramas.
BACA JUGA :
- Petani di Sultra Tekor, BPS Sebut Daya Beli Merosot 1,64 Persen
- Ditlantas Polda Sultra Amankan Ibadah Wafat Isa Almasih di Kendari, Arus Lalin Terpantau Lancar
- Harga Produk Plastik di Kendari Melonjak, Pedagang Keluhkan Stok Menipis & Pembeli Berkurang
- Belum Deal, Rehab Lapangan Lakidende Dipending: Pemprov Sultra Alihkan Budget Bangun Empat Fasilitas Olahraga Ini!
- Riowahyu Saputra Pimpin HIPMI PT UM Kendari, Fokus Genjot Wirausaha Mahasiswa
Informasi ini dibenarkan Plt Dirut Bahteramas, dr Sjarif dan Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19, dr La Ode Rabiul Awal.

Dr Sjarif menyatakan pasien yang masih dalam perawatan intensif itu meninggal hari ini sekitar pukul 11.00 Wita.
“Status PDP. Penyakit radang paru Bronkhopneumonia. Meninggal di ruang isolasi,” ujar dr Sjarif.
Kabar pasien bersangkutan positif terjangkit virus Corona masih menunggu hasil uji swab tenggorok dilakukan oleh pihak rumah sakit.
Terpisah, Dokter Wayong mengatakan pasien suspect Corona yang meninggal di ruang isolasi berjenis kelamin perempuan.
Ia diketahui berasal dari Kabupaten Kolaka. Antara Bulan Januari dan Februari, korban yang tutup usia umur 34 tahun diketahui memiliki riwayat perjalanan umroh.
“Pasien masih diperiksa untuk pastikan positif Corona. Tapi benar meninggal di ruang isolasi pasien Corona,” jelasnya
Sementara itu, saat ini total 4 pasien berstatus PDP Corona dirawat di ruang isolasi Bahteramas. Satu diantaranya telah meninggal dunia. Sementara total tiga pasien dinyatakan positif terpapar Corona di RS Bahteramas. Adm





