SULTRABERITA.ID, KENDARI – Senin 23 Maret 2020, satu pasien suspect Corona dinyatakan menghembuskan napas terakhir saat masih menjalani perawatan intensif di ruang isolasi pasien pengidap virus corona Bahteramas.
Pasien berusia 34 tahun berinisial R yang dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 11.00 WITA diketahui berasal dari Kabupaten Kolaka.
Berdasarkan informasi, pasien berjenis kelamin wanita. Sebelum di rawat di ruang isolasi, korban bertatus PDP Covid-19 merupakan pasien rujukan Rumah Sakit Bhayangkara.

BACA JUGA :
- Harga Tiket Pesawat Domestik Naik Drastis, Rute Jakarta–Kendari Tembus Rp4 Juta
- Harga Plastik Melambung, Wali Kota Kendari Ajak Warga Beralih ke Wadah Guna Ulang Ramah Lingkungan
- PT Vale Indonesia Perkuat Penanganan Stunting di Kolaka, 5.000 Keluarga Dapat Intervensi Gizi
- Bank Sultra Raih Predikat “Sangat Baik” di Ajang The Asian Post Best Regional Champion Awards 2026
- Pelajar hingga Wartawan Kini Bisa Nikmati Wifi Gratis di Kantor Kominfo Sultra
Tiga hari dirawat di RS Bahteramas sejak tanggal 21 Maret, Almarhumah R akhirnya tutup usia di ruang isolasi rumah sakit plat merah tersebut.
Informasi ini dibenarkan Plt Dirut Bahteramas, dr Sjarif dan Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19, dr La Ode Rabiul Awal.
Dr Sjarif menyatakan pasien yang masih dalam perawatan intensif itu meninggal sekitar pukul 11.00 Wita.
“Status PDP. Penyakit radang paru Bronkhopneumonia. Meninggal di ruang isolasi,”” ujar dr Sjarif.
“Masuk Bahteramas 21 Maret rujukan RS Bhayangkara,” sambungnya.
Kabar pasien positif terjangkit virus Corona masih menunggu hasil uji swab tenggorok pasien dilakukan oleh pihak runah sakit.
Terpisah, Dokter Wayong mengatakan pasien suspect Corona yang meninggal di ruang isolasi berjenis kelamin perempuan.
Ia diketahui berasal dari Kabupaten Kolaka. Pada medio Februari lalu korban diketahui memiliki riwayat perjalanan umroh.
“Pasien masih diperiksa untuk pastikan positif Corona. Tapi benar meninggal di ruang isolasi pasien Corona,” jelasnya
Sementara itu, saat ini total 4 pasien berstatus PDP Corona dirawat di ruang isolasi Bahteramas. Satu diantaranya telah meninggal dunia. Sementara total tiga pasien dinyatakan positif terpapar Corona di RS Bahteramas. Adm




