SULTRABERITA.ID, KENDARI – Kabar duka mengenai perkembangan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Virus Corona di RS Bahteramas Sultra. Senin 23 Maret 2020, satu pasien suspect Covid-19 dinyatakan meninggal dunia di ruang isolasi pasien pengidap virus corona Bahteramas.
BACA JUGA :
- Indosat, Wadhwani Foundation, dan Kemnaker Kolaborasi Cetak 1 Juta Talenta Digital Indonesia
- OJK Laporkan Pertumbuhan Siginfikan Investor Saham Pasar Modal Sultra, Tembus 156 Ribu SID Awal 2026
- PT Vale Salurkan Bantuan Paket Sembako Warga Terdampak Banjir di Pomalaa
- Tanpa Lawan, Eka Suaib Kandidat Tunggal Calon Dekan FISIP UHO
- ASR Bilang ‘Kode’ Tanya Isteri Dulu Tampil atau Tidak Periode Kedua Pilgub Sultra
Informasi ini dibenarkan Plt Dirut Bahteramas, dr Sjarif dan Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19, dr La Ode Rabiul Awal.
Dr Sjarif menyatakan pasien yang masih dalam perawatan intensif itu meninggal hari ini sekitar pukul 11.00 Wita.
“Status PDP. Penyakit radang paru Bronkhopneumonia. Meninggal di ruang isolasi,” ujar dr Sjarif.
Kabar pasien bersangkutan positif terjangkit virus Corona masih menunggu hasil uji swab tenggorok dilakukan oleh pihak rumah sakit.
Terpisah, Dokter Wayong mengatakan pasien suspect Corona yang meninggal di ruang isolasi berjenis kelamin perempuan.
Ia diketahui berasal dari Kabupaten Kolaka. Antara Bulan Januari dan Februari, korban yang tutup usia umur 34 tahun diketahui memiliki riwayat perjalanan umroh.
“Pasien masih diperiksa untuk pastikan positif Corona. Tapi benar meninggal di ruang isolasi pasien Corona,” jelasnya
Sementara itu, saat ini total 4 pasien berstatus PDP Corona dirawat di ruang isolasi Bahteramas. Satu diantaranya telah meninggal dunia. Sementara total tiga pasien dinyatakan positif terpapar Corona di RS Bahteramas. Adm





