BERITA TERKINIHEADLINE

Kajati Sultra Pantau Tes SKD CPNS Kejaksaan: Tak Ada Titip-titipan!

×

Kajati Sultra Pantau Tes SKD CPNS Kejaksaan: Tak Ada Titip-titipan!

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara, Hendro Dewanto bersama timnya, melakukan peninjauan terhadap pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Pengadaan CPNS Kejaksaan Republik Indonesia Tahun 2024. Acara tersebut berlangsung di Hotel Qubah 9 Kendari, dengan dihadiri oleh 865 peserta.

Dalam sambutannya, Dr Hendro menekankan pentingnya fokus dan konsentrasi penuh bagi para peserta selama menjalankan tes sehingga dapat memperoleh hasil maksimal.

“Tes SKD adalah yang paling utama dan hasilnya bisa langsung terlihat. Oleh karena itu, peserta harus mengerjakannya dengan sungguh-sungguh, semangat, dan tidak lupa berdoa,” ujarnya.

Baca Juga :  Museum & Taman Budaya Sultra Susun Strategi & Inovasi Tingkatkan Angka Pengunjung

Kajati Sultra juga mengingatkan peserta untuk mengutamakan kejujuran dalam mengikuti seleksi.

“Tidak ada titip-titipan dalam tahapan seleksi ini. Semua harus sesuai kemampuan masing-masing,” tegasnya.

Adapun peserta yang mengikuti seleksi terdiri dari berbagai formasi, antara lain:
– Jaksa Ahli Pertama: 154 orang
– Perancang Peraturan Perundang-undangan Ahli Pertama: 3 orang
– Analisis Sumber Daya Manusia: 2 orang
– Penilai Pemerintah: 20 orang
– Perencana Ahli Pertama: 21 orang
– Pranata Komputer: 14 orang
– Apoteker Ahli Pertama: 5 orang
– Arsiparis Terampil: 2 orang
– Asisten Apoteker: 1 orang
– Auditor Ahli Pertama: 4 orang
– Dokter Ahli Pertama: 3 orang
– Pranata Laboratorium: 2 orang
– Statistisi Ahli Pertama: 7 orang
– Tenaga Promosi Kesehatan: 1 orang
– Terapi Gizi: 1 orang
– Tenaga Sanitasi Lingkungan: 1 orang
– Bidan Terampil: 5 orang
– Perawat Terampil: 4 orang
– Pemeriksa Forensik Digital: 1 orang
– Pengelola Penanganan Perkara: 4 orang
– Pengelola Pengadaan Barang/Jasa: 3 orang

Baca Juga :  Pj Gubernur Andap Budhi Lantik Yusmin Jadi Pj Bupati Kolaka Utara

Dari total 865 orang, formasi untuk penjaga tahanan menjadi yang paling banyak dibutuhkan, dengan kuota mencapai 595 orang. Adm

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *