BERITA TERKINIEKOBISHEADLINE

Kata Kepala Bandara Sugimanuru Soal Aktivitas Penerbangan Disetop Gegara Sepi Penumpang

×

Kata Kepala Bandara Sugimanuru Soal Aktivitas Penerbangan Disetop Gegara Sepi Penumpang

Sebarkan artikel ini
Bandara Sugimanuru, Kabupaten Muna Barat.

LAJUR.CO, KENDARI – Keterbatasan penumpang menjadi alasan maskapai menghentikan operasionalnya di Bandar Udara Sugimanuru, Muna Barat, Sultra. Bandara ini melayani penerbangan tujuan Makassar, Sulsel dan sebaliknya.

Aktivitas penerbangan di Bandara Sugimanuru ini disetop sejak Desember 2023 lalu. Harga tiket yang terlalu tinggi menyebabkan animo masyarakat untuk melakukan perjalanan udara via bandara tersebut menjadi berkurang.

Hal ini diungkapkan Kepala Unit Pelaksana Bandara Sugimanuru, Mohammad Khusnudin saat diwawancarai Lajur.co, Selasa (2/4/2024). Khusnudin membeberkan jika aktivitas penerbangan di Bandara Sugimanuru ini dihentikan oleh pihak maskapai sejak 4 bulan terakhir.

Baca Juga :  OPD Dituntut Bikin Target Kinerja Triwulan, Fokus Penerapan SPBE

“Pihak Wings Air memutuskan untuk tidak beroperasi di Bandara Sugimanuru karena keterbatasan penumpang. Pihak kami dan masyarakat sebenarnya untuk harga tiketnya terlalu tinggi, Rp1,7 juta arah Raha – Makassar dan sebaliknya,” kata Khusnudin.

Merujuk pada aturan perhubungan, lanjut Khusnudin untuk harga tiket rute dimaksud hanya berkisar Rp1,4 jutaan. Sehingga, perbedaan besaran harga tiket inilah yang membuat pihak maskapai dalam hal ini Wings Air belum mengaktifkan kembali penerbangan di bandara tersebut.

“Ada upaya untuk subsidi namun karena harganya tidak sesuai dengan ketentuan perhubungan, kami dengan pihak Wings belum ada titik temu. Tiket hanya Rp1.439.000, menurut aturan perhubungan,” lanjutnya.

Baca Juga :  Jamin Pasokan Beras Sultra Aman, BI Imbau Masyarakat Belanja Bijak, Stop Panic Buying

Guna mengaktifkan kembali aktivitas di Bandara Sugimanuru, pengelola bandara bersama pemerintah setempat terus melakukan sejumlah upaya. Tidak hanya pihak Wings Air, pengelola bandara juga menjalin komunikasi dengan pihak maskapai Citilink dan Susi Air.

Upaya itu pun kandas diakibatkan keterbatasan armada Citilink yang tidak memungkinkan melakukan penerbangan di Bandara Sugimanuru, Mubar. Sementara itu, tiket pesawat Susi Air untuk rute Raha – Makassar dan sebaliknya dibanderol sekitar dua jutaan untuk sekali jalan.

Baca Juga :  Kemendagri Targetkan KTP Digital Bisa Akses Layanan Publik Juni 2024

“Soal harga dengan Citilink kami sesuai dan setuju. Namun, keterbatasan armada Citilink akhirnya kami tidak dapat jatah untuk beroperasi di area Sulawesi.
Kalau pihak Susi Air, sudah komunikasi tapi harganya terlalu tinggi sekitar 2 juta lebih,” tambahnya.

Sebagai informasi, layanan transportasi udara di bandara yang berlokasi di Kecamatan Kusambi itu dimanfaatkan masyarakat dari sejumlah daerah. Diantaranya adalah Kabupaten Muna, Kabupaten Mubar, dan Kabupaten Buton Tengah. Red

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x