SULTRABERITA.ID, KENDARI – Pemerintah Kabupaten Wakatobi dikabarkan tengah melakukan lobi pada PT Garuda Indonesia Airways (GIA) agar kembali membuka flight di Bandara Matahora, Wanci Wakatobi.
BACA JUGA :
- Buka Musda VII MUI Sultra 2026, Wagub Hugua Tekankan Sinergi Ulama–Pemerintah
- Kalla Toyota Borong 63 Penghargaan di Toyota Dealer Convention 2026
- Aturan Dirombak, Purbaya Wajibkan 58% Dana Desa 2026 untuk Kopdes Merah Putih!
- Sempat Hilang Kontak di Perairan Kabaena, Dua Nelayan Ditemukan Selamat
- Fungsi Indra Manusia Menurun Bertahap Menjelang Ajal, Ini Urutannya Menurut Pakar
Hal tersebut disampaikan Bupati Wakatobi, Arhawi pada media SULTRABERITA.ID beberapa waktu lalu.

“Kita mau agar Garuda kembali ke Wakatobi. Kami sementara melobi,” ujar Arhawi.
Diwawancarai terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Wakatobi, Nadar menyatakan tengah menanti hasil pertemuan dengan pihak Garuda terkait usulan pembukaan kembali rute pesawat Garuda di Kabupaten Wakatobi.
“Yang lalu saya ikut menemani Pak Bupati bertemu dengan pihak Garuda meminta agar rute Wakatobi kembali aktif,” ujar Nadar, Kamis 19 Desember 2019.
Permintaan agar maskapai plat merah itu kembali mengudara dimaksud untuk menggenjot angka kunjungan wisata ke Kabupaten Wakatobi.
Hengkangnya maskapai Garuda, diakui Nadar memberi imbas negatif terhadap tingkat kunjungan wisata di daerah yang terkenal dengan surga bawah lautnya itu. Angka kunjungan wisata di kabupaten eksotis tersebut dilaporkan menurun selama setahun terakhir.
“Seharusnya sebagai perusahaan BUMN bisa mendukung industri pariwisata,” sambungnya.
Sementara itu, General Manager PT Garuda Indonesia Branch Office Kendari, Syaiful Bachri menyatakan belum ada kepastian kemungkinan pesawat Garuda kembali mengaktifkan rute penerbangan di Wakatobi.
“Sampai saat ini kita belum dapat informasikan, nanti kita kabari kalau sudah pasti,” ujarnya, Jumat 20 Desember 2019.
Lebih jauh, Nadar menyatakan pergantian pucuk pimpinan maskapai bintang lima itu diharap memberi angin segar.
Kata dia, sebagai BUMN, semestinya Garuda memberi suport bagi daerah yang terkendala konektivitas dalam upaya pembangunan sektor pariwisata daerah.
“Kita berharapnya demikian. Sebagai BUMN mestinya mendukung program pariwisata di daerah, mau melayani rute-rute daerah yang menjadi pusat destinasi wisata di Indonesia ,”ujar Nadar.
Sebagai informasi Bulan Desember 2017, PT Garuda Indonesia resmi membuka layanan penerbangan dari dan ke Wakatobi menggunakan layanan Citilink. Namun, sejak 24 Januari 2019, maskapai ternama tanah air itu menyatakan menghentikan flight ke Bandara Matahora.
Praktis, kini hanya ada satu maskapai yakni Wings Air dari Lion Air Group yang beroperasi di pusat wisata bahari terbaik di Indonesia tersebut. Adm




