SULTRABERITA.ID, KENDARI – Badan Pertanahan Nasional (BPN) menyerahkan 1000 lembar sertipikat program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) pada masyarakat Sultra, Senin 9 Desember 2019.
Penyerahan secara simbolis dipimpin langsung Kepala Kantor Wilayah BPN Sulawesi Tenggara, Kalvyn Andar Sembiring dan Kepala Kantor BPN Kota Kendari, Irwan Idrus di Lapangan Benubenua.
BACA JUGA :
- Pemkot Kendari Target 55 Ribu Siswa SD-SMP Punya Rekening Tabungan, Bidik Kejar Award OJK 2026
- Jadwal Daftar KIP Kuliah 2026 Jalur Mandiri dan Syarat Penerimanya
- Dua Lurah & Satu ASN di Kendari Jalani Sidang Etik Usai Viral Pesta Miras Bersama Wanita BO
- Harga Buah Impor Makin Mahal Gara-gara Rupiah Amblas
- Angkat Potensi Sagu & Daun Bakau, Tim UHO Raih Juara III National Business Plan Competition 2026 di UNY
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo hadir langsung di Kota Kendari dalam rangka peresmian perdana program PTSL. Berpusat di GOR, Jokowi secara simbolis menyerahkan 2.000 bidang untuk warga di wilayah 17 kabupaten/ kota di Sultra saat kunjungan kerja di Sultra 2 Maret lalu.
Pembagian sertifikat ini merupakan estafet program PTSL diluncurkan Kementrian Agraria dan Tata Ruang. Pemprov Sultra sendiri kembali menjadi tuan rumah pembagian 1000 sertipikat tanah dari program PTSL tahun 2019.
“Kita mengapresiasi. Tim kerja BPN Kota Kendari maupun panitia maupun kantor pertanahan yang dilibatkan dalam pembagian sertipikat program PTSL sehingga bisa berjalan sukses,” ucap Kepala BPN Sultra, Kalvyn Andar Sembiring.
Ia menyatakan 1000 sertipikat yang dicetak BPN berasal dari tiga kabupaten yakni Kota Kendari, Konawe Selatan dan Konawe.
Sebanyak 800 lembar sertipikat tanah diantaranya berasal dari tiga kelurahan di Kota Kendari. Masing-masing Kelurahan Rahandouna 350 bidang, Kelurahan Watulondo 250 bidang dan Kelurahan Punggolaka sebanyak 200 bidang.
Berikutnya diterbitkan oleh BPN Konawe sebanyak 100 bidang yang berasal dari warga Desa Talaga Biru. Disusul BPN Konawe Selatan yang telah mencetak 100 lembar sertipikat untuk warga Desa Mowila sepanjang tahun 2019.
“Pembagian sertipikat ini adalah bagian implementasi program yang diamanahkan oleh Kementrian Agraria dan Tata Ruang yaitu pemberdayaan masyarakat dengan mengagunkan sertipikat untuk modal usaha rakyat,” ujar Kepala Kantor BPN Kota Kendari, Irwan Idrus.
Di Provinsi Sultra diketahui BPN telah menerbitkan 88.284 lembar sertipikat tanah dan memetakan sebanyak 114.359 petak tanah serta konsolidasi 100 bidang tanah.
BPN Sultra, lanjut Kalvyn juga menuntaskan sertifikasi barang milik negara sebanyak 11 bidang, usulan hak pengelolahan transmigrasi seluas 1.592 Hektar dan redistribusi tanah bagi para petani 31.372 bidang. Adm




