BERITA TERKINIEKOBISHEADLINE

Nikmati Keseruan Nobar Semi Final Piala Dunia Sambil Berburu Sembako Murah Meriah di Balai Kota Kendari

×

Nikmati Keseruan Nobar Semi Final Piala Dunia Sambil Berburu Sembako Murah Meriah di Balai Kota Kendari

Sebarkan artikel ini
Harga telur di Gerakan Pangan Murah (GPM) Balai Kota Kendari dijual mulai Rp40 ribu hingga Rp45 ribu per rak. Kegiatan berlangsung mulai 14–20 Juli 2026.

LAJUR.CO, KENDARI – Momentum babak semifinal Piala Dunia 2026 dimanfaatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari untuk menghadirkan pengalaman berbeda bagi masyarakat. Melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) di pelataran Balai Kota Kendari pada 14–20 Juli 2026, warga dapat berburu sembako dengan harga lebih murah dari pasaran sekaligus menikmati nonton bareng (nobar) pertandingan empat tim terbaik dunia yang memperebutkan tiket menuju final.

Sebagai informasi, pekan ini, Piala Dunia 2026 memasuki babak semifinal yang mempertemukan empat tim terbaik dunia. Laga Prancis vs Spanyol berlangsung pada Rabu (15/7/2026), sementara Inggris menghadapi Argentina pada Kamis (16/7/2026). Para pemenang dari kedua pertandingan tersebut akan melaju ke partai final.

Gerakan Pangan Murah Kota Kendari sendiri dipusatkan di area yang sama dengan pasar murah, bazar kuliner, dan lokasi nobar Piala Dunia. Konsep tersebut memudahkan masyarakat memenuhi kebutuhan pokok tanpa harus berpindah tempat. Sambil berbelanja, pengunjung juga bisa bersantai bersama keluarga maupun kerabat menunggu laga semifinal hingga final yang disiarkan melalui layar besar.

Baca Juga :  OJK Sultra Imbau Lembaga Perbankan dan Jasa Keuangan Beri Data Akurat & Berkualitas ke Petugas Sensus Ekonomi

Berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga terjangkau. Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kemasan 5 kilogram, misalnya, dipasarkan seharga Rp58 ribu per sak. Harganya lebih rendah dibandingkan Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp62.500. Selain itu, minyak goreng premium dijual Rp22 ribu per liter, sedangkan gula pasir dibanderol Rp19 ribu per kilogram. Sejumlah komoditas pangan lainnya juga tersedia dengan harga di bawah pasaran.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kota Kendari, Abdul Rauf, mengatakan Pemkot Kendari sengaja memanfaatkan euforia Piala Dunia sebagai daya tarik untuk mengajak masyarakat hadir dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah.

Baca Juga :  Wali Kota Siska Resmikan Pasar Banteng, Bisa Tampung Hingga 250 Pedagang

Menurutnya, momentum tersebut tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi warga, tetapi juga menjadi upaya mendorong aktivitas ekonomi para pelaku usaha yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Terlepas dari itu semua, tujuan GPM ini saya pikir cukup besar karena ingin membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Abdul Rauf kepada awak media, Selasa (14/7/2026).

Abdul Rauf menjelaskan, Pemkot Kendari bekerja sama dengan distributor pangan untuk menghadirkan komoditas dengan harga yang lebih murah dibandingkan pasar. Langkah tersebut menjadi bagian dari intervensi pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi daerah.

Ia menyebut, Gerakan Pangan Murah juga menjadi ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk mereka. Sebanyak 25 distributor pangan dan 20 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dilibatkan selama rangkaian GPM dan Nobar Piala Dunia.

Baca Juga :  Pertamina Sulawesi Sowan ke Kejati Sultra, Bangun Sinergi Amankan Proyek Energi Negara

Beragam produk olahan pangan, makanan, dan minuman lokal siap memanjakan lidah pengunjung. Kehadiran bazar UMKM diharapkan dapat meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat selama pelaksanaan GPM yang dilakukan berbarengan momen Piala Dunia 2026.

Abdul Rauf mengajak warga Kota Kendari memanfaatkan kegiatan tersebut karena Gerakan Pangan Murah tidak diselenggarakan setiap saat. Selain memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih hemat, masyarakat juga dapat menikmati rangkaian hiburan yang telah disiapkan pemerintah.

Ia berharap kolaborasi antara pangan murah, bazar UMKM, dan nobar Piala Dunia dapat memberikan manfaat ganda bagi masyarakat, baik dari sisi pemenuhan kebutuhan sehari-hari maupun peningkatan aktivitas ekonomi daerah.

Laporan: Ika Astuti

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x