SULTRABERITA.ID, MUNA – Seorang ibu rumah tangga nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Korban berinisial SJ diduga mengalami lantaran penyakit yang dialami tak kunjung sembuh.
BACA JUGA :
- Bank Sultra Salurkan 300 Paket Sembako Untuk Korban Banjir di Kendari
- ‘Riweh’ Distribusi Beras Banjir di Kendari, Karung Bulog 50 Kg Dibongkar Demi Jatah 2,1 Kg per Orang
- Harga Sayur di Kendari Bikin Menjerit Imbas Banjir Konda, Pedagang Terpaksa Jual Sayur Buangan
- Wali Kota Siska Terima 300 Paket Sembako dari Bank Sultra untuk Warga Terdampak Banjir
- ASN Wajib Jalankan 10 Program Direktif Prabowo Tanpa Kritik, Wagub Sultra: “Laksanakan! Itu Perintah”
Jasad almarhumah ditemukan di rumahnya di Jalan Abdul Kudus Kelurahan Mangga Kuning Kecamatan Katobu Kabupaten Muna, Sabtu (22/2/2020).
Kasat Reskrim Polres Muna, AKP Muhamad Ogen Sairi kepada wartawan membenarkan kabar tersebut. Ia mengatakan dari olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kematian korban dipastikan karena bunuh diri.
Motif sang ibu hingga nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri masih diselidiki oleh pihak kepolisian.
“Kita akan terus mendalami kasus ini,” katanya.
Berdasarkan keterangan suami korban, SJ mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di depan kamarnya sendiri.
“Awalnya saya kira main-main, terus saya periksa jantungnya, karena sudah tidak lagi berdetak, saya buru buru hubungi keluarga dan polisi,” jelas ayah dari empat orang anak ini kepada wartawan.
Sebagai informasi, korban bekerja sebagai tenaga honorer di salah satu instansi pemerintah Kabupaten Muna. Beberapa sumber menyebutkan, SJ pernah menjalani masa pengobatan di rumah sakit jiwa. Adm





