SULTRABERITA.ID, KENDARI – Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus coronaAchmad Yurianto kembali mengikatkan enam arahan Presiden Joko Widodo untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang disebabkan virus corona.
Menurut Yuri, pemerintah akan melakukan pengujian sampel secara masif dan melakukan pelacakan secara aktif terhadap dugaan kontak dekat dari penderita Covid-19.
BACA JUGA:

- Tampang Napi Korupsi Tambang di Sultra Bebas Keluyuran di Luar Sel, Ngopi ke Kafe Kawasan Eks MTQ
- Petani Kakao Konawe Selatan Didorong Melek Keuangan
- Trafik Data Telkomsel Naik 10,4% saat Lebaran 2026, Medsos, Chat & Belanja Online Mendominasi
- Budget HUT Kena Efisiensi, Dispar ‘Siasati’ Gaet Empat Lembaga Sukseskan Harmoni Sultra
- Mahasiswi UHO Bisa Berjalan Normal Berkat Donasi Kaki Palsu PLN & IZI Sultra
“Ini menjadi penting dan di sinilah letak kerja sama itu dibutuhkan. Upaya tersebut perlu diikuti dengan langkah-langkah disiplin tinggi oleh mereka yang melakukan isolasi mandiri,” ujar Yuri dalam konferensi pers di Graha BNPB, Sabtu (18/4/2020).
Sehingga, pelaksanaan isolasi mandiri secara tepat harus dilakukan masyarakat secara konsisten.
Kedua, mereka yang melakukan isolasi tersebut dapat memanfaatkan layanan konsultasi medis dengan menggunakan teknologi atau telemedik.
Saat ini, kata Yuri, sudah banyak platform yang disiapkan sehingga langkah ini dapat mengurangi kunjungan ke rumah sakit.
“Ini juga dapat mengurangi risiko terjadinya penularan selama berada di rumah sakit,” tuturnya.
Ketiga, masyarakat diminta melakukan komunikasi secara detail dan transparan kepada semua pihak.
“Komunikasi ini menjadi penting dalam rangka untuk menyatukan pendapat, menyatukan persepsi, agar kita bisa menyatukan sikap, menyatukan tindak dalam rangka untuk memutus dan membendung sebaran Covid-19 ini,” ujar Yuri.
Keempat, Yuri mengingatkan mengenai penegakan hukum.
Sebab saat ini masih saja terjadi penyebaran informasi palsu yang dapat menggelisahkan masyarakat.
Yang kelima, Yuri menyampaikan bahwa semua pihak harus melakukan upaya untuk memberikan dan memastikan jaminan arus logistik dengan lancar.
Baik arus logistik dari pusat sampai ke daerah, maupun arus logistik dari gudang-gudang logistik sampai ke daerah-daerah.
Terakhir, Yuri menekankan kembali terkait kebijakan stimulus ekonomi yang telah dibuat oleh pemerintah.
Stimulus tersebut harus betul-betul tepat sasaran. Stimulus ekonomi ini difokuskan pada pemutusan rantai penularan Covid-19.
“Melalui enam arahan tersebut, penyebaran Covid-19 diharapkan tidak semakin meluas dan berdampak ke berbagai sektor kehidupan di masyarakat,” tambah Yuri. Adm
Sumber: kompas.com
Judul: https://nasional.kompas.com/read/2020/04/18/17434631/pemerintah-kembali-tekankan-6-arahan-presiden-untuk-cegah-persebaran-covid?page=all#page3




