LAJUR.CO, KENDARI — PT Vale Indonesia Tbk terus memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di wilayah operasional Integrated Growth Project (IGP) Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.
Program tersebut tidak hanya menyasar edukasi mengenai HIV/AIDS, tetapi juga mencakup pemeriksaan sukarela, pemantauan kesehatan, pendampingan pekerja, hingga perlindungan terhadap kerahasiaan informasi medis.
Sebagai bagian dari grup Mining Industry Indonesia (MIND ID), PT Vale menempatkan kesehatan dan keselamatan pekerja sebagai salah satu bagian penting dalam mendukung kegiatan operasional yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Senior Manager HSOR IGP Pomalaa, Guntur Suryaning Hadi, mengatakan pelaksanaan program dikoordinasikan melalui Panitia Pembina HIV/AIDS (P2HIV) PT Vale IGP Pomalaa.
“Melalui P2HIV, kami berupaya memastikan seluruh pekerja memperoleh informasi yang benar serta akses terhadap layanan kesehatan yang memadai. Seluruh program dilaksanakan dengan menjunjung tinggi kerahasiaan, kesetaraan, dan penghormatan terhadap hak serta martabat setiap individu,” ujar Guntur, Selasa (15/9/2026).
Program tersebut menyasar karyawan, pekerja mitra, hingga kontraktor. Edukasi mengenai kesehatan reproduksi serta pencegahan HIV/AIDS diberikan sejak pekerja mengikuti Health & Hygiene Induction. Materi tersebut kemudian diperkuat melalui kampanye penyegaran yang dilaksanakan sekurang-kurangnya satu kali dalam setahun.
Materi yang disampaikan mencakup pola penularan HIV, langkah pencegahan, pentingnya pemeriksaan dini, serta peran pekerja dalam membangun lingkungan kerja yang suportif bagi orang yang hidup dengan HIV.
PT Vale juga menyediakan layanan Voluntary Counseling and Testing (VCT) yang dapat diikuti secara sukarela berdasarkan persetujuan masing-masing individu. Kesempatan menjalani pemeriksaan tersebut turut tersedia melalui kegiatan donor darah yang digelar secara berkala setiap tiga bulan.
“Pemeriksaan dilakukan secara sukarela dan hasilnya dijaga secara ketat sebagai bagian dari rekam medis. Kami ingin memastikan setiap pekerja merasa aman dan nyaman ketika memperoleh informasi maupun mengakses layanan kesehatan,” jelas Guntur.
Selain membuka akses pemeriksaan, perusahaan memberi perhatian terhadap keamanan informasi kesehatan pekerja. Seluruh data medis dikelola sebagai rekam medis dengan mengacu pada peraturan perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku di bidang kesehatan.
Akses terhadap informasi tersebut dibatasi kepada dokter perusahaan yang berwenang dan ditunjuk sebagai Dokter Pemeriksa Kesehatan Tenaga Kerja (PKTK). Pengelolaan rekam medis dilakukan melalui sistem elektronik berbasis cloud dengan mekanisme pengamanan serta pembatasan akses.
Dokter perusahaan yang memiliki kewenangan terhadap data tersebut juga terikat ketentuan kerahasiaan dan Non-Disclosure Agreement (NDA). Mekanisme tersebut diterapkan untuk mencegah informasi medis diakses, digunakan, atau disebarluaskan oleh pihak yang tidak berwenang.
Keseriusan PT Vale dalam menjalankan program pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS juga mendapat pengakuan pemerintah. Sejak 2024, Site Pomalaa meraih Predikat Gold dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia atas implementasi program P2HIV di tempat kerja.
Capaian tersebut menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas edukasi, layanan kesehatan, sekaligus perlindungan bagi pekerja.
Upaya pencegahan juga diperkuat melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah. PT Vale IGP Pomalaa menjalin kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kolaka dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Kolaka.
Kerja sama tersebut mencakup program pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS serta dukungan terhadap layanan pengobatan bagi karyawan dan kontraktor yang membutuhkan. Sinergi dengan pemerintah daerah sekaligus membantu menyelaraskan program perusahaan dengan kebijakan dan layanan kesehatan yang tersedia.
Jangkauan kegiatan kemudian diperluas ke masyarakat di sekitar wilayah operasional, khususnya kawasan Ring 1 Site Pomalaa.
Melalui Program Sosial Kemasyarakatan “Kolaka Sehat, Bersih, dan Berdaya”, PT Vale secara rutin melaksanakan kampanye, edukasi, serta promosi kesehatan setiap bulan.
Kegiatan tersebut menyasar masyarakat umum maupun kelompok yang membutuhkan pendekatan kesehatan secara lebih spesifik. Penyampaian informasi dilakukan secara empatik dan tidak menghakimi dengan tetap mengedepankan penghormatan terhadap hak serta martabat setiap individu.
Masyarakat memperoleh informasi mengenai pencegahan HIV/AIDS, perilaku hidup sehat, manfaat deteksi dini, serta akses terhadap layanan kesehatan.
Bagi perusahaan, keterlibatan di tingkat komunitas menjadi bagian dari kontribusi untuk mendukung upaya pemerintah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus menekan penyebaran HIV/AIDS di Kabupaten Kolaka.
Rangkaian program PT Vale IGP Pomalaa mencakup edukasi, pencegahan, pemeriksaan sukarela, perlindungan data medis, pendampingan pekerja, kolaborasi lintas lembaga, hingga pemberdayaan masyarakat.
Pendekatan tersebut menempatkan kepedulian, kesetaraan, perlindungan hak, serta penghormatan terhadap martabat manusia sebagai bagian dari pelaksanaan kesehatan dan keselamatan kerja.
“Pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS membutuhkan pengetahuan yang benar, akses terhadap layanan kesehatan yang aman, serta keterlibatan seluruh pemangku kepentingan. PT Vale IGP Pomalaa akan terus memperkuat kolaborasi agar manfaat program dapat dirasakan oleh pekerja, mitra kerja, dan masyarakat sekitar,” tutup Guntur. Adm



