BERITA TERKINIHEADLINE

Rina Mahasiswi yang Viral Bertubuh Mungil Resmi Sandang Gelar Sarjana UHO, Kini Target Kejar S2

×

Rina Mahasiswi yang Viral Bertubuh Mungil Resmi Sandang Gelar Sarjana UHO, Kini Target Kejar S2

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – Empat tahun lalu, sosoknya mencuri perhatian publik setelah video dirinya saat mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Halu Oleo (UHO) viral di media sosial. Kini, Rina Aqeela membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk meraih cita-cita.

Mahasiswi Universitas Halu Oleo (UHO) yang sempat viral karena postur tubuh mungilnya itu resmi menyandang gelar sarjana setelah menyelesaikan pendidikan di Program Studi Bahasa dan Sastra dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,85 dalam waktu 3 tahun 10 bulan.

Rina dikukuhkan bersama 732 lulusan lainnya dalam Rapat Senat Terbuka UHO pada Wisuda Program Doktor LI, Magister LXXX, dan Sarjana CXIII yang digelar, Rabu (5/8/2026).

Baca Juga :  Momentum HANI-Harganas, Bank Sultra Salurkan Beasiswa CSR Rp200 Juta Biayai 80 Mahasiswa UMKOTA

Nama Rina mulai dikenal luas pada 2022 setelah videonya saat mengikuti PKKMB UHO beredar di media sosial. Kepolosan dan postur tubuhnya yang mungil membuat videonya viral hingga mengantarkannya menjadi bintang tamu di salah satu program televisi nasional di Jakarta.

Usai mengikuti prosesi wisuda, Rina yang merupakan penyandang dwarfisme mengaku bersyukur dan bahagia karena berhasil menuntaskan pendidikan yang telah ditempuh selama hampir empat tahun.

“Perasaan saya pastinya sangat senang, karena pada akhirnya bisa menyelesaikan pendidikan saya dengan baik dan bisa membanggakan kedua orang tua saya,” ujarnya kepada awak media.

Baca Juga :  Nikmati Keseruan Nobar Semi Final Piala Dunia Sambil Berburu Sembako Murah Meriah di Balai Kota Kendari

Selama berkuliah di Kampus Hijau, Rina mengaku mendapatkan banyak pengalaman berharga. Ia merasa nyaman menjalani perkuliahan karena mendapat dukungan dari dosen, tenaga kependidikan, dan teman-temannya.

“Kuliah di UHO juga saya senang karena dapat banyak teman, di-support juga sama dosen-dosen dan staf-stafnya,” ungkapnya.

Meski demikian, Rina menilai masih ada hal yang perlu menjadi perhatian kampus, terutama terkait penyediaan fasilitas bagi mahasiswa berkebutuhan khusus.

Menurutnya, fasilitas yang lebih ramah disabilitas akan membuat proses belajar mengajar menjadi lebih nyaman dan inklusif.

“Kalau soal kendala, mungkin dari fasilitasnya, karena di kampus ini fasilitas untuk yang berkebutuhan mungkin belum terlalu memadai. Saya berharap semoga UHO bisa lebih memperbaiki lagi fasilitas untuk mahasiswa yang berkebutuhan khusus,” katanya.

Baca Juga :  Penetapan Tiga Calon Rektor UHO Ditunda, Panitia Sebut Ada SK Keanggotaan Senat Bermasalah

Setelah resmi diwisuda, Rina menargetkan melanjutkan pendidikan ke jenjang magister. Ia mengaku masih mempertimbangkan program studi dan kampus tujuan karena ingin tetap dekat dengan orang tuanya.

Meski begitu, Rina mengaku tertarik melanjutkan studi di bidang linguistik atau sastra di Universitas Hasanuddin maupun Universitas Indonesia.

“Iya, InsyaAllah akan ada lanjutannya, lanjut S2, tapi mungkin masih pikir-pikir dulu mau lanjut gimana,” tuturnya.

Laporan: Ika Astuti

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x