LAJUR.CO, KENDARI – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, aktivitas penumpang di Bandara Sugimanuru diperkirakan meningkat. Kondisi ini dipicu terbatasnya jadwal penerbangan yang saat ini hanya beroperasi sekali dalam sepekan.
Bahkan sebelum Iduladha yang jatuh pada 27 Mei 2026, bandara tersebut hanya menyisakan satu jadwal penerbangan, yakni pada Sabtu, 23 Mei 2026.
Kepala Bandara Sugimanuru, Muhammad Khusnudin, mengatakan lonjakan penumpang diperkirakan terjadi pada akhir pekan ini. Khususnya penumpang dari Makassar yang hendak pulang maupun bepergian melalui Sugimanuru.
“Karena Iduladha jatuh pada hari Rabu tanggal 27 Mei, kemungkinan penumpang dari Makassar sudah mulai meningkat di penerbangan Sabtu besok,” ujar Khusnudin saat diwawancarai, Sabtu (16/5/2026).
Ia menjelaskan, selama Mei 2026 penerbangan di Sugimanuru hanya dilayani setiap hari Sabtu. Hal ini terjadi akibat keterbatasan alokasi subsidi dari Pemerintah Daerah Muna Barat.
“Memang sekarang kondisinya Pemerintah Daerah Muna Barat baru mengalokasikan subsidi penerbangan untuk hari Sabtu saja, seminggu sekali,” katanya.
Meski frekuensi terbatas, harga tiket disebut masih relatif terjangkau, berkisar Rp800 ribu hingga Rp900 ribu.
Saat ini, maskapai Sriwijaya Air menjadi satu-satunya operator penerbangan yang melayani rute dari dan menuju Sugimanuru.
Khusnudin berharap masyarakat dapat memanfaatkan jadwal penerbangan yang tersedia, terlebih dengan adanya kebijakan pajak pertambahan nilai (PPN) nol persen yang dinilai membantu meringankan biaya perjalanan udara.
Ia juga menyampaikan, pihak bandara membuka peluang adanya penambahan frekuensi penerbangan pada Juni mendatang, apabila dukungan subsidi dari pemerintah setempat kembali ditingkatkan. Red





