BERITA TERKINIHEADLINE

Teduh! Prof Takdir Saili Rangkul Dua Rivalnya Dalam Satu Meja, Bangun Kekompakan Demi UHO

×

Teduh! Prof Takdir Saili Rangkul Dua Rivalnya Dalam Satu Meja, Bangun Kekompakan Demi UHO

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – Persaingan dalam pemilihan rektor tak menghalangi Prof. Takdir Saili untuk merajut kebersamaan dengan dua rivalnya. Beberapa jam setelah hasil pemungutan suara Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Halu Oleo (UHO) diumumkan, Selasa (13/10/2026), ketiganya terlihat berkumpul dalam suasana hangat di salah satu restoran di Kendari.

Prof. Takdir Saili yang memperoleh suara terbanyak dalam Pilrek UHO periode 2026–2030, duduk bersama dua kandidat lainnya, Prof. Ida Usman dan Dr. Herman. Turut hadir Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UHO, Prof. Khaerul Munadi, serta Ketua Panitia Pilrek UHO, Prof. Ali Bain.

Pertemuan makan siang itu ikut dihadiri sejumlah tokoh UHO, di antaranya Prof. Santiaji Bande, yang masuk dalam 10 besar bakal calon rektor, serta Ketua Senat UHO, Prof. Jamili.

Baca Juga :  Online Casino Österreich: schnelle Auszahlung ohne lange Wartezeit

Suasana pertemuan berlangsung akrab. Ketiga kandidat yang sebelumnya bersaing memperebutkan kursi rektor tampak berbincang bersama, tanpa memperlihatkan sekat persaingan yang baru saja mereka lalui.

Pada salah satu momen, Prof. Takdir Saili berpose bersama Prof. Ida Usman dan Dr. Herman dengan menyatukan tangan sebagai tanda persatuan. Plt Rektor UHO, Prof. Khaerul Munadi, turut mendampingi mereka dalam potret kebersamaan yang akrab tersebut.

Pertemuan ini menjadi gambaran jika kontestasi Pilrek telah sampai pada tahap penentuan hasil, sementara agenda yang lebih besar masih menanti, yakni menjaga soliditas dan membangun UHO secara bersama-sama.

Baca Juga :  Kasyno Pl: Skrót Popularny Wśród Graczy w Polskich Kasynach Online

Prof. Khaerul Munadi mengatakan, jamuan makan siang bersama rektor terpilih dan dua kandidat lainnya menjadi langkah awal untuk membangun kekompakan dalam memajukan civitas akademika UHO ke depan.

Menurut dia, perbedaan pilihan dan persaingan selama proses pemilihan tidak seharusnya menjadi penghalang bagi seluruh pihak untuk tetap bersatu.

Soliditas dinilai penting agar kepemimpinan UHO ke depan mendapat dukungan dari berbagai elemen kampus, termasuk para kandidat yang sebelumnya ikut berkompetisi.

Semangat kebersamaan itu menjadi modal penting untuk mengawal berbagai agenda pengembangan universitas selama periode kepemimpinan 2026–2030.

Baca Juga :  Kontraktor Proyek Jalan Aspal Abal-abal di Muna Siap Tanggung Jawab, Rela Tak Dibayar

Sebelumnya, Prof. Takdir Saili unggul dalam pemungutan suara Pilrek UHO dengan meraih 42 suara. Sementara itu, Prof. Ida Usman memperoleh 18 suara dan Dr. Herman mengantongi 13 suara. Satu suara lainnya dinyatakan tidak sah karena tidak mencantumkan nama calon.

Sebanyak 48 anggota senat UHO menggunakan hak suara dalam pemilihan tersebut. Selain suara senat, terdapat suara kementerian dengan bobot 36 persen yang setara dengan 26 suara, sehingga total suara yang diperhitungkan mencapai 73 suara.

Setelah prosesi pemilihan berlangsung, proses penetapan rektor UHO periode 2026–2030 masih mengikuti tahapan lanjutan di tingkat kementerian. Sis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!