LAJUR.CO, KENDARI – Kesibukan pekerjaan atau sulitnya menemukan toilet saat perjalanan jauh sering kali membuat seseorang terpaksa menahan buang air kecil. Meski terlihat sepele, kebiasaan ini ternyata menyimpan risiko kesehatan yang serius.
Spesialis urologi, dr Hilman Hadiansyah, SpU, FICS, memperingatkan bahwa menahan pipis bisa menjadi pintu masuk bagi bakteri untuk menyerang hingga ke organ ginjal.
Secara alami, proses buang air kecil berfungsi sebagai mekanisme ‘pembilasan’ otomatis untuk mengeluarkan bakteri dari saluran kemih. Namun, fungsi ini akan terganggu jika urine dibiarkan mengendap terlalu lama di kandung kemih.

“Jika urine terlalu lama tertahan di kandung kemih, bakteri dapat berkembang biak dan memicu Infeksi Saluran Kemih (ISK),” jelas dr. Hilman kepada detikcom ditulis Kamis (12/3/2026).
Urine yang bersifat statis akibat ditahan bisa menjadi media yang sangat disukai bakteri untuk tumbuh secara masif.
Risiko Infeksi Naik ke Ginjal
Bahaya terbesar dari menahan pipis bukan hanya rasa tidak nyaman di perut bagian bawah. Jika ISK tidak segera ditangani atau terus berulang akibat kebiasaan buruk, infeksi tersebut dapat menjalar ke atas.
“Bila tidak ditangani dengan baik, infeksi dapat naik ke ginjal dan menyebabkan infeksi ginjal atau pielonefritis,” tambah dr Hilman.
Kondisi ini jauh lebih berat dibandingkan ISK biasa karena dapat memengaruhi fungsi ginjal secara keseluruhan. Jika infeksi sudah mencapai ginjal, gejala akan berkembang menjadi lebih sistemik, seperti demam tinggi, nyeri hebat di area pinggang, mual, hingga tubuh terasa sangat lemas. Adm
Sumber : Detik.com





