BERITA TERKINIHEADLINE

RPH Kendari Sediakan Jasa Penitipan Ternak Rp5 Ribu per Hari, Tarif Potong Kurban Mulai Rp30 Ribu

×

RPH Kendari Sediakan Jasa Penitipan Ternak Rp5 Ribu per Hari, Tarif Potong Kurban Mulai Rp30 Ribu

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – Rumah Potong Hewan (RPH) Ruminansia di Kota Kendari kini menyediakan layanan penitipan ternak dengan tarif terjangkau, yakni hanya Rp5 ribu per hari. Fasilitas yang dikelola Dinas Pertanian Kota Kendari ini hadir untuk memudahkan peternak dan pedagang dalam merawat serta mengamankan hewan ternaknya sebelum proses pemotongan maupun distribusi.

RPH yang berlokasi di Kelurahan Anggoeya, Kecamatan Poasia tersebut tidak hanya melayani penitipan hewan kurban, tetapi juga menjadi pusat pemotongan sapi dan kambing dengan standar pelayanan yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Baca Juga :  Kampanye Hemat Energi Gubernur ASR: Gowes dari Rumah ke Kantor, ASN Disiapkan Bus Antar-Jemput

Kepala Dinas Pertanian Kota Kendari, Imran Ismail, mengatakan bahwa tarif pemotongan sapi di RPH ditetapkan sebesar Rp75 ribu per ekor sesuai Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2023. Biaya tersebut sudah mencakup seluruh rangkaian layanan, mulai dari pemeriksaan kesehatan sebelum pemotongan Rp15 ribu, pemeriksaan setelah pemotongan Rp15 ribu, penggunaan kandang Rp20 ribu, fasilitas tempat pemotongan Rp20 ribu, hingga biaya kulit Rp5 ribu.

Baca Juga :  Waspada El Nino Super, Pakar Prediksi Jadi yang Terkuat di Abad Ini

“Jadi total untuk sapi sebesar Rp75 ribu per ekor berdasarkan Perda Nomor 6 Tahun 2023,” ujar Imran, Senin (18/5/2026).

Sementara itu, untuk hewan ternak jenis kambing, masyarakat dikenakan tarif Rp30 ribu per ekor untuk layanan pemotongan di RPH. Biaya tersebut sudah termasuk seluruh tahapan pelayanan, mulai dari pemeriksaan kesehatan hewan hingga penggunaan fasilitas pemotongan yang disediakan petugas di lokasi.

Imran menjelaskan, pemanfaatan RPH memberikan sejumlah keuntungan bagi masyarakat. Selain memastikan hewan yang dipotong telah melalui pemeriksaan dokter hewan untuk mencegah penyakit, proses penyembelihan juga dilakukan secara lebih higienis dan sesuai standar.

Baca Juga :  Pemprov Sultra Bangun Tenda Darurat & Dapur Umum, Bantu Warga Korban Banjir Kali Wanggu

Selain itu, pengelolaan limbah di RPH turut dilakukan secara lebih aman sehingga tidak mencemari lingkungan sekitar. Menurutnya, sistem penanganan ternak yang sesuai prosedur juga berpengaruh terhadap kualitas daging yang dihasilkan, sehingga lebih terjamin kebersihan dan keamanannya untuk dikonsumsi masyarakat.

Laporan: Ika Astuti

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x