LAJUR.CO, KENDARI – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 H, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menambah pasokan LPG 3 kilogram di Sulawesi Tenggara (Sultra) mengantisipasi meningkatnya kebutuhan masyarakat selama periode hari besar keagamaan dan libur panjang.
Khusus di wilayah Sultra, Pertamina menyiapkan tambahan penyaluran fakultatif sekitar 51 ribu tabung. Sementara itu, ada extra dropping sekitar 22 ribu tabung yang akan disalurkan secara bertahap sesuai kebutuhan di masing-masing daerah.
Secara keseluruhan, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melakukan penguatan pasokan energi di seluruh wilayah operasional mulai dari Sulawesi Selatan (Sulsel), Sultra, Sulawesi Barat (Sulbar), Sulawesi Tengah (Sulteng), Gorontalo hingga Sulawesi Utara (Sulut) untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama momentum Iduladha.
Untuk LPG 3 kilogram, Pertamina menyiapkan tambahan penyaluran fakultatif pada 27 Mei 2026 sebanyak sekitar 406 ribu tabung serta extra dropping sekitar 252 ribu tabung di seluruh wilayah Sulawesi.
Rincian tambahan LPG 3 kilogram tersebut meliputi Sulsel dengan fakultatif sekitar 205 ribu tabung dan extra dropping sekitar 135 ribu tabung, Sultra fakultatif sekitar 51 ribu tabung dan extra dropping sekitar 22 ribu tabung, Sulbar fakultatif sekitar 26 ribu tabung dan extra dropping sekitar 10 ribu tabung, Sulteng fakultatif sekitar 31 ribu tabung dan extra dropping sekitar 43 ribu tabung, Gorontalo fakultatif sekitar 26 ribu tabung dan extra dropping sekitar 14 ribu tabung, serta Sultra fakultatif sekitar 65 ribu tabung dan extra dropping sekitar 24 ribu tabung.
Selain LPG subsidi, Pertamina juga memperkuat stok BBM di Fuel Terminal dan SPBU di wilayah Sulawesi untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi masyarakat. Monitoring distribusi dilakukan secara berkala melalui koordinasi bersama lembaga penyalur dan stakeholder terkait agar penyaluran energi tetap berjalan lancar.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan penambahan pasokan dilakukan sebagai langkah antisipatif menjaga kelancaran distribusi energi selama masa peningkatan konsumsi masyarakat.
“Pertamina terus melakukan monitoring distribusi dan penyaluran energi di seluruh wilayah Sulawesi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama momentum Hari Raya Iduladha. Penambahan pasokan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan tren konsumsi di masing-masing daerah,” ujar Lilik.
Ia mengimbau masyarakat membeli BBM dan LPG sesuai kebutuhan serta menggunakan produk subsidi secara tepat sasaran agar distribusi energi tetap terjaga dan merata.
Masyarakat yang menemukan kendala distribusi maupun indikasi pelanggaran penyaluran BBM dan LPG subsidi dapat melaporkannya melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135. Adm





