?>
BERITA TERKINIDAERAHHEADLINE

Kunker Perdana Kajati Sultra di Mubar: Guyur 12 Unit Program Bedah Rumah, Anggaran Rp30 Juta

×

Kunker Perdana Kajati Sultra di Mubar: Guyur 12 Unit Program Bedah Rumah, Anggaran Rp30 Juta

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, MUNA BARAT – Sebanyak 12 rumah di Kabupaten Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara (Sultra), mendapat bantuan program bedah rumah dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra. Setiap unit rumah mendapat anggaran sebesar Rp30 juta.

Actioan program sosial lembaga Adhyaksa ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Kepala Kejati Sultra Dr Sugeng Riyanta saat melakukan kunjungan kerja perdana di Mubar, Selasa (6/10/2026).

Sugeng mengatakan, bantuan bedah rumah merupakan bagian dari program gotong royong Kejati Sultra untuk membantu masyarakat sekaligus mendukung program pemerintah pusat.

“Tahun ini Muna Barat mendapat 12 unit bantuan bedah rumah. Anggaran per unitnya Rp30 juta,” kata Sugeng saat ditemui sejumlah media di Muna Barat.

Kunjungan kerja Kajati Sultra diawali dengan kedatangan rombongan di Pelabuhan Nusantara Raha sekitar pukul 11.00 Wita. Sugeng bersama Kajari Muna Indra Thimoty SH MH dan jajarannya kemudian melanjutkan perjalanan menuju Muna Barat.

Baca Juga :  Kajati Sultra Lanjutkan Bedah Rumah di Muna-Mubar, Beri Pembekalan Pejabat hingga Singgung Isu Korupsi

Rombongan tiba di Desa Konawe, Kecamatan Kusambi, dan disambut Bupati Mubar La Ode Darwin, Wakil Bupati Drs Ali Basa serta jajaran OPD Pemkab Mubar. Kegiatan tersebut turut dihadiri anggota DPD RI La Ode Umar Bonte dan Ketua DPRD Sultra La Ode Tariala.

Menurut Sugeng, kunjungan ke Mubar tidak hanya menjadi momentum silaturahmi dengan pemerintah daerah. Ia ingin melihat langsung pelaksanaan program bedah rumah yang dijalankan secara gotong royong.

“Saya ke Mubar ini selain silaturahmi juga mengecek langsung bantuan gotong royong bedah rumah di Mubar,” ujarnya.

Baca Juga :  Pernah Didatangi Warga Gegara Data Desil Keliru, BPS Sultra Imbau Manfaatkan Kanal Koreksi

Sugeng menyebut program tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap Asta Cita Presiden RI, khususnya agenda pembangunan tiga juta rumah di Indonesia.

“Program gotong royong bedah rumah kita ini untuk mendukung program Asta Cita Presiden RI yang akan membangun tiga juta unit rumah di Indonesia, yang merupakan program prioritas Presiden RI,” katanya.

Selain mengandalkan dukungan pemerintah dan institusi, Sugeng mengajak masyarakat, pemerintah daerah, serta insan media ikut memperkuat gerakan tersebut melalui gotong royong.

Ia mendorong masyarakat yang mampu untuk menyumbangkan dana secara sukarela, termasuk melalui kontribusi kecil sebesar Rp5.000 hingga Rp10.000 yang dapat disalurkan melalui Baznas.

Baca Juga :  Bupati Konawe Utara Ikuti Wisuda di Kampus UHO, Raih Gelar Doktor Hanya Tiga Tahun

“Saya mengajak teman-teman media dan jajaran Pemda Muna Barat untuk bergotong royong menyisihkan uang Rp5 ribu atau Rp10 ribu untuk disumbangkan ke Baznas,” tuturnya.

Sugeng menjelaskan, program bedah rumah tersebut berkaitan dengan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang menjadi program Kementerian Perumahan.

Namun, nilai bantuan yang diberikan melalui program gotong royong Kejati Sultra lebih besar dibandingkan alokasi BSPS yang disebutkannya.

“Kegiatan gotong royong program bedah rumah ini leading sektornya Kementerian Perumahan dengan program BSPS-nya. Kementerian Perumahan besar anggaran per unit rumah Rp20 juta, sedangkan bedah rumah gotong royong yang dilakukan Kejati Sultra sebesar Rp30 juta per unit,” pungkas mantan Pj Bupati Tapanuli Tengah tersebut. Tri

?>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

?>
?>