LAJUR.CO, KENDARI – Banyak orang yang mengira urusan sampah sepenuhnya tanggung jawab petugas kebersihan. Padahal, kegiatan memilah ini justru harus menjadi kebiasaan kita sejak dari rumah .
Mungkin sampah rumah tangga kita tampak sedikit dan tidak signifikan. Namun tindakan kecil seperti memilah sampah bisa sangat membantu menjaga bumi.
Contoh sederhananya, mengumpulkan sampah non-organik yang kemudian diserahkan ke bank sampah terdekat, bisa meningkatkan jumlah sampah yang didaur ulang. Artinya, ini mengurangi sampah di tempat pembuangan akhir (TPA).
Mengutip Waste4Change , sampah yang tercampur dan berakhir di TPA dapat menimbulkan ancaman bagi lingkungan. Mulai dari zat berbahaya yang dapat meresap ke dalam tanah, hingga gas berbahaya yang lepas ke udara dan mempercepat penipisan lapisan ozon.
Mengapa memilah sampah di rumah itu penting?
Nah, tak hanya bagi bumi, memilah sampah juga bermanfaat bagi pribadi dan keluarga. Berikut ini beberapa alasan mengapa memilah sampah penting sejak dari rumah, seperti dirangkum dari berbagai sumber.
1. Mengajarkan Anak Bertanggung Jawab
Bagi para orang tua, melibatkan anak dalam kegiatan memilah sampah bisa membantu mereka memahami pentingnya menjaga lingkungan.
Tips dari Today’s Parent , berikan tugas sederhana sesuai usia, seperti memisahkan botol plastik atau membawa sampah organik ke wadah kompos. Kebiasaan kecil ini dapat membentuk sikap disiplin dan tanggung jawab yang bermanfaat hingga mereka dewasa.
2.Membantu menghemat pengeluaran
Mengurangi sampah di rumah juga bisa mendorong kebiasaan yang lebih hemat. Contohnya, menggunakan kembali kantong belanja atau memanfaatkan stoples tak terpakai untuk menyimpan barang lain.
Sampah tertentu juga dapat disetorkan ke bank sampah untuk memperoleh ketidakseimbangan uang, sesuai kebijakan dan jenis material yang diterima.
3. Bikin rumah jadi lebih rapi
Barang yang menumpuk dan tidak terpakai dapat memenuhi ruang serta membuat rumah terasa sesak. Memilah barang di rumah bisa membantu keluarga menentukan mana yang masih berguna, dapat diangkut, didaur ulang, atau memang perlu dibuang.
4. Mengurangi munculnya risiko hama
Sisa makanan yang dibiarkan begitu saja dapat mengundang lalat, semut, kecoak, dan tikus. Dengan rutin memilah sampah di rumah, Anda juga ikut mengelola sampah organik secara aman.
Kebiasaan ini mengurangi sumber makanan bagi hama sekaligus membantu menjaga kebersihan area dapur dan tempat penyimpanan sampah.
5. Mendapat kompos untuk tanaman
Jika Anda rutin mengelola sampah organik di rumah untuk dijadikan kompos, ini bisa menjadi nilai tambah terutama jika Anda senang berkebun. Hasil kompos ini bisa dipakai untuk menyuburkan tanaman di pekarangan rumah.
6. Menjaga kebersihan dan kesehatan
Sampah yang menumpuk bisa menimbulkan bau, mengotori permukaan, dan mengganggu kenyamanan penghuni rumah. Dengan rutin memilah sampah dan mengikuti jadwal pembuangan yang teratur, area rumah bisa lebih mudah terjaga kebersihannya.
jadwal pembuangan yang teratur, area bersama dan tempat menyiapkan makanan lebih mudah terjaga kebersihannya. Rumah yang rapi juga membuat kegiatan sehari-hari terasa lebih nyaman. Adm
Sumber : Cnnindonesia.com