SULTRABERITA.ID, KENDARI – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menggagas konsep ‘pernikahan massal’ agar lulusan pendidikan vokasi bisa mudah mendapat kerja setelah lulus. Dia mendorong penyelenggara pendidikan vokasi baik SMK maupun politeknik, menyiapkan para peserta didik agar langsung diserap oleh industri.
“Namanya pernikahan massal. Kita menggunakan analogi ini karena menurut kami ini yang bisa menjadi tema yang mendorong sekolah vokasi, baik politeknik maupun SMK untuk ramai-ramai mencari jodoh di bidang industri,” kata Nadiem dalam Rapat Kerja virtual bersama Komisi X DPR RI, Kamis (2/7).
BACA JUGA :
- Keluh Penjual Bendera HUT RI: Omset Terjun Bebas, Dari Jutaan Perhari Kini Tak Sampai Rp100 Ribu
- Aqila dan Elvira, Wajah Pembawa Baki Bendera HUT RI di Kota Kendari
- Siap-siap! BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau di Sultra Berlangsung September Mendatang
- UGM, Indosat, NVIDIA, dan Kemkomdigi Resmikan Pusat Riset AI Pertama di Indonesia
- Shadow Economy Sultra Diperkirakan 40 Persen, OJK Soroti Potensi Bias Pertumbuhan Ekonomi
Poin pertama dalam pernikahan masal ini adalah perumusan kurikulum. Nadiem berharap sekolah dan perguruan tinggi vokasi bisa memutakhirkan kurikulum agar sesuai dengan kebutuhan industri.
Selain itu, Nadiem juga mendorong penyelenggaraan pendidikan vokasi untuk menjalin kerja sama perekrutan dengan pelaku industri. Dengan begitu, lulusan mereka langsung bisa terserap ke dunia kerja.
“Kalau ‘pernikahannya’ itu tidak menghasilkan kontrak kerja sama atau kontrak rekrutmen, itu artinya belum sah lah pernikahannya. Itu yang kita push kepada sekolah-sekolah kita,” tutur mantan bos Gojek tersebut.
Sejak dilantik menjadi Mendikbud pada 23 Oktober 2019, Nadiem dikenal dengan ide-ide yang menyita perhatian publik. Ia pernah menggagas penghapusan ujian nasional (UN) dan menggantinya dengan model assessment.
Nadiem juga mengusung kebijakan Kampus Merdeka. Salah satu poin kebijakan itu adalah memperbolehkan mahasiswa mengganti sistem kredit semester (SKS) dengan pembelajaran di luar kampus, seperti magang ataupun kewirausahaan. Adm
Sumber : cnnindonesia.com
Judul : https://m.cnnindonesia.com/nasional/20200702151129-20-520090/optimalisasi-vokasi-nadiem-gagas-konsep-nikah-massal



