?>
BERITA TERKINIEKOBISHEADLINE

Buka Wawasan Soal Ekonomi Sultra, Mahasiswa Pakistan UIN Antusias Ramaikan FORKESTRA 2026

×

Buka Wawasan Soal Ekonomi Sultra, Mahasiswa Pakistan UIN Antusias Ramaikan FORKESTRA 2026

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – Datang dari Pakistan untuk mengikuti program pertukaran pemuda di Kendari, Anis Khan antusias memanfaatkan kesempatan untuk mengenal lebih jauh ekonomi Sulawesi Tenggara (Sultra). Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Kendari itu hadir meramaikan Forum Ekonomi Sultra (FORKESTRA) 2026 yang digelar Bank Indonesia (BI) Sultra di Kendari, Senin (5/10/2026).

Anis merupakan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Program Studi Manajemen Bisnis Syariah. Ia tertarik mengikuti rangkaian FORKESTRA agar bisa mendapatkan wawasan mengenai kondisi dan perkembangan ekonomi Sultra yang memang relevan dengan latar belakang studinya saat ini.

“Kebetulan saya kuliah di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, jadi tertarik mau belajar tentang ekonomi Sultra dan datang di sini ikut kegiatan forum ekonomi,” kata Anis kepada awak Lajur.co.

FORKESTRA 2026 merupakan rangkaian festival ekonomi yang diinisiasi Kantor Perwakilan BI Sultra. Memasuki tahun keenam penyelenggaraannya, FORKESTRA tahun ini mengusung tema “Mewujudkan Ekosistem Ekonomi Sultra yang Inklusif, Mandiri, dan Berdaya Saing Global”.

Baca Juga :  Bônus sem depósito Legiano código promocional grátis

Bagi Anis, forum tersebut menjadi kesempatan untuk melihat pembahasan ekonomi Sultra dari berbagai sudut pandang. Apalagi, kegiatan itu tidak hanya mempertemukan mahasiswa, tetapi juga akademisi, perbankan, korporasi, pelaku usaha dan pemerintah daerah.

Puncak FORKESTRA 2026 diikuti sekitar 1.300 peserta. Keterlibatan perguruan tinggi dalam rangkaian kegiatan ini juga cukup luas, di antaranya Universitas Halu Oleo (UHO), UIN Kendari, Universitas Terbuka (UT) Kendari, Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) Baubau, STIE Enam Enam Kendari, Poltekkes Kemenkes Kendari, Universitas Mandala Waluya Kendari, Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK), Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka, serta Universitas Lakidende (Unilaki) Konawe.

Selain forum dan diskusi ekonomi, suasana FORKESTRA juga dikemas lebih atraktif melalui berbagai kegiatan yang dapat diikuti peserta. Mulai dari games edukatif, lomba, hingga showcase UMKM lokal.

Peserta juga dapat melihat beragam produk tenun khas Sultra serta mencicipi minuman berbahan kopi lokal. Bagi Anis, rangkaian tersebut membuat pengalamannya tidak hanya berkutat pada teori ekonomi, tetapi juga memperkenalkannya pada potensi usaha dan produk unggulan daerah.

Baca Juga :  VIPzino Casino App Jouw Gokparadijs

Rangkaian FORKESTRA turut menghadirkan seminar nasional yang menghadirkan sejumlah pembicara dengan latar belakang berbeda. Di antaranya konten kreator sekaligus penulis Xaveria Putri, Guru Besar Ilmu Ekonomi Pertanian UHO Prof. Azhar Bafadal, serta Irman Faiz, Lead Economist Bank Danamon.

Kehadiran para pembicara tersebut memberi peserta kesempatan melihat isu ekonomi dari perspektif akademisi, praktisi hingga pelaku industri kreatif.

Anis juga berkesempatan menyimak langsung pemaparan Wakil Gubernur Sultra Ir. Hugua dan Kepala Perwakilan BI Sultra Edwin Permadi mengenai kondisi terkini ekonomi Bumi Anoa.

Menurutnya, materi yang disampaikan menjadi tambahan pengetahuan yang relevan dengan bidang studi yang sedang ditempuhnya.

“Bagus sekali saya rasa bersyukur di sini supaya bisa meningkatkan ilmu saya, dan ilmu tentang ekonomi dan Sultra,” ungkapnya.

Baca Juga :  Fairspin Casino: Průvodce pro začátečníky

Selama mengikuti FORKESTRA, Anis mengaku mendapatkan pengalaman yang lebih luas mengenai Sultra. Selain mengetahui isu perekonomian daerah, ia juga bisa melihat bagaimana potensi lokal seperti UMKM, tenun dan kopi dapat menjadi bagian dari ekosistem ekonomi.

Mahasiswa asal Pakistan itu berharap kegiatan seperti FORKESTRA terus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk belajar dan mengenal potensi ekonomi daerah secara langsung.

Menurutnya, pengalaman tersebut dapat menjadi bekal bagi generasi muda untuk memahami peluang sekaligus ikut berkontribusi dalam pengembangan daerah.

“Semoga sukses dan dapat menambah ilmu yang baru tentang ekonomi dan bisa mewujudkan dan mengembangkan Sultra,” ujarnya.

Bagi Anis, FORKESTRA 2026 akhirnya bukan sekadar agenda ekonomi yang ia datangi sebagai peserta. Festival tersebut menjadi kesempatan untuk belajar tentang Sultra dari ruang kelas yang berbeda, mendengar langsung para pemangku kebijakan, menyimak perspektif ekonom, hingga melihat dan merasakan produk lokal yang menjadi bagian dari denyut ekonomi Bumi Anoa. Sis

?>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

?>
?>