BERITA TERKINIKESEHATANNASIONAL

Ciri-ciri Urine yang Bisa Jadi Tanda Kerusakan Ginjal di Usia Muda

×

Ciri-ciri Urine yang Bisa Jadi Tanda Kerusakan Ginjal di Usia Muda

Sebarkan artikel ini
CLOSE AD SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT Home Berita Sehat Wellness & Diet Konsultasi Seks Sehat True Story Asah Otak Foto Video Infografis Indeks Terpopuler Koleksi Pilihan Tanya Dokter & Ahli Tes Psikologi Bank Obat Bank Penyakit Berbagi konsultasi kesehatan di sini Kirim detikHealth Berita detikHealth Ciri-ciri Urine yang Bisa Jadi Tanda Kerusakan Ginjal di Usia Muda Sarah Oktaviani Alam - detikHealth Kamis, 30 Apr 2026 06:00 WIB Foto ilustrasi: Getty Images/Sewcream Jakarta - Perubahan pada urine ternyata bisa menjadi sinyal awal adanya gangguan ginjal. Sebab, ginjal bekerja menyaring darah, membuang racun, dan menjaga keseimbangan cairan tubuh. Ketika fungsi ginjal mulai terganggu, tanda-tandanya kerap lebih dulu terlihat saat buang air kecil. Hal ini yang perlu diperhatikan untuk mendeteksi lebih dini gangguan pada ginjal. Ahli urologi di Ruby Hall Clinic, India, Dr Bhati Singh Bhoopat, mengatakan perubahan kecil yang terus berulang pada urine sebaiknya tidak diabaikan. Hal senada juga disampaikan Dr Varun Mittal dari Artemis Hospitals. SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT "Salah satu tanda pertama dan paling jelas bahwa ginjal tidak berfungsi dengan baik sering terlihat pada urine," ujar Dr Mittal, dikutip dari Times of India. Berikut beberapa perubahan urine yang bisa menjadi tanda awal kerusakan ginjal: ADVERTISEMENT Baca juga: Kepala BGN Sebut MBG Bikin Badan Anak Makin Tinggi-Bugar Seperti di Jepang 1. Urine Berbusa Terus-menerus Sedikit gelembung atau busa setelah buang air kecil masih bisa dianggap normal. Tetapi, bila urine tampak berbusa tebal dan bertahan lama, kondisi ini patut diwaspadai. "Ketika memiliki urine berbusa yang tampak mirip dengan telur yang digoreng atau buih di bir, biasanya itu menandakan proteinuria," kata Dr Bhoopat. Proteinuria terjadi saat saringan ginjal melemah sehingga protein bocor ke urine. Padahal protein seharusnya tetap berada di aliran darah. "Jika selalu berbusa, itu bisa menjadi tanda terlalu banyak protein yang bocor ke dalam urine," tambah Dr Mittal. 2. Urine Berubah Warna Urine normal umumnya berwarna kuning pucat. Jika berubah menjadi kuning tua, cokelat, merah, atau keruh, bisa jadi ada masalah kesehatan. "Jika urine berwarna kuning tua, cokelat, merah, dan bahkan keruh, itu bisa berarti ada sesuatu yang salah," jelas Dr Mittal. Warna kemerahan bisa menandakan adanya darah dalam urine. Sementara urine keruh dapat mengarah pada infeksi atau gangguan penyaringan ginjal. 3. Sering Buang Air Kecil di Malam Hari Bangun sekali di malam hari untuk buang air kecil masih tergolong normal. Tetapi, bila terlalu sering, hal ini bisa menandakan fungsi ginjal menurun. "Jika mulai sering ke kamar mandi di malam hari, filter ginjal mungkin rusak," tutur Dr Bhoopat. Saat ginjal tak mampu memekatkan urine dengan baik, tubuh menghasilkan urine lebih encer. Hal inifrekuensi buang air kecil meningkat. Baca juga: Video Haru, Pria Ini Rela Donorkan Ginjal untuk Sahabat yang Sakit Kronis 4. Bau Urine Menyengat dan Keruh Urine yang keruh dan berbau tajam juga perlu diperhatikan, apalagi jika terjadi terus-menerus. Hal ini dapat terjadi saat fungsi ginjal terganggu, yang membuat racun menumpuk. "Kondisi ini membuat urine bau amonia yang busuk," ucap Dr Bhoopat. Bau urine yang kuat atau tidak biasa dapat berarti adanya infeksi atau terlalu banyak limbah dalam tubuh. 5. Muncul Rasa Nyeri, Terbakar, atau muncul Darah Nyeri saat buang air kecil bukan sekadar rasa tak nyaman. Ini bisa menandakan infeksi atau peradangan pada saluran kemih yang berisiko menjalar ke ginjal. "Infeksi dan peradangan dapat menjadi penyebab nyeri, ketidaknyamanan, dan sensasi terbakar," imbuh Dr Mittal. Ia menegaskan adanya darah dalam urine, meski sedikit, bukan kondisi normal. Darah pada urine dapat berkaitan dengan batu ginjal, infeksi, hingga penyakit ginjal yang lebih serius. Baca juga: Pria Surabaya Kena Kanker Ginjal di Usia 30-an, Keluhkan Gejala Awal Seperti Ini (sao/naf) kerusakan ginjal ciri-ciri urine perubahan warna urine gejala penyakit ginjal ginjal rusak Belanja di AZKO Dapat Cashback-Bonus 2x Koin hingga 5 Mei 2026 0 Tautan telah disalin Komentar Kirim Komentar Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini Berita Terkait Ciri-ciri Urine yang Bisa Jadi Tanda Peradangan Ginjal di Usia Muda Waspadai Jika Urine Seperti Ini, Bisa Jadi Tanda Sakit Ginjal-Infeksi 9 Tanda Ginjal Tak Sehat yang Bisa Dilihat dari Urine hingga Bau Mulut Dokter Ungkap Ciri Urine yang Menandakan Ginjal Sehat Waspada! Seperti Ini Ciri-ciri Urine Pertanda Kanker Ginjal pada Anak Rekomendasi untuk Anda detikHealth Awal Mula Pria Jakut Kena Kanker Limfoma di Usia 25 Tahun, Sempat Telat Dicek Wolipop Sosok Puteri Indonesia Riau Dicabut Gelarnya, Tersangka Facelift Ilegal Promoted Optik Melawai, Pusat Kacamata & Lensa Terlengkap. Banyak Promo! Wolipop Pesona Bumil Alyssa Daguise di Nikahan El Rumi-Syifa Hadju, Cantiknya Unreal Selengkapnya Berita Terpopuler #1 Peserta London Marathon Ini Lari Sambil Gendong Kulkas 25 Kg, Alasannya Bikin Haru #2 Penghuni Apartemen Mediterania Jakbar Ngeluh Sesak Napas, Ini Bahaya Hirup Asap Kebakaran #3 Fecelift Ilegal Seret Eks Putri Indonesia Riau, Dokter Bedah Plastik Ungkap Aturannya #4 Studi CISDI: Lebih dari 60 Persen Makanan Kemasan Masuk Nutri-Level Kategori D #5 BPOM Sidak 5 Dapur MBG Meski Minim Anggaran, Ini Temuannya Lihat Selengkapnya part of Redaksi Pedoman Media Siber Karir Kotak Pos Info Iklan Privacy Policy Disclaimer Download aplikasi detikcom Copyright @ 2026 detikcom, All right reserved Artikel Selanjutnya Waspada! Seperti Ini Ciri-ciri Urine Pertanda Kanker Ginjal pada Anak Baca artikel detikHealth, "Ciri-ciri Urine yang Bisa Jadi Tanda Kerusakan Ginjal di Usia Muda" selengkapnya https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-8467363/ciri-ciri-urine-yang-bisa-jadi-tanda-kerusakan-ginjal-di-usia-muda. Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/
Foto : Ist

LAJUR.CO, KENDARI – Perubahan pada urine ternyata bisa menjadi sinyal awal adanya gangguan ginjal. Sebab, ginjal bekerja menyaring darah, membuang racun, dan menjaga keseimbangan cairan tubuh.

Ketika fungsi ginjal mulai terganggu, tanda-tandanya kerap lebih dulu terlihat saat buang air kecil. Hal ini yang perlu diperhatikan untuk mendeteksi lebih dini gangguan pada ginjal.

Ahli urologi di Ruby Hall Clinic, India, Dr Bhati Singh Bhoopat, mengatakan perubahan kecil yang terus berulang pada urine sebaiknya tidak diabaikan. Hal senada juga disampaikan Dr Varun Mittal dari Artemis Hospitals.

“Salah satu tanda pertama dan paling jelas bahwa ginjal tidak berfungsi dengan baik sering terlihat pada urine,” ujar Dr Mittal, dikutip dari Times of India.

Berikut beberapa perubahan urine yang bisa menjadi tanda awal kerusakan ginjal:

Baca Juga :  PT Vale Dukung Guru di Kolaka Cetak Siswa Berprestasi Lewat Bimtek Kurikulum OSN

1. Urine Berbusa Terus-menerus
Sedikit gelembung atau busa setelah buang air kecil masih bisa dianggap normal. Tetapi, bila urine tampak berbusa tebal dan bertahan lama, kondisi ini patut diwaspadai.

“Ketika memiliki urine berbusa yang tampak mirip dengan telur yang digoreng atau buih di bir, biasanya itu menandakan proteinuria,” kata Dr Bhoopat.

Proteinuria terjadi saat saringan ginjal melemah sehingga protein bocor ke urine. Padahal protein seharusnya tetap berada di aliran darah.

“Jika selalu berbusa, itu bisa menjadi tanda terlalu banyak protein yang bocor ke dalam urine,” tambah Dr Mittal.

2. Urine Berubah Warna
Urine normal umumnya berwarna kuning pucat. Jika berubah menjadi kuning tua, cokelat, merah, atau keruh, bisa jadi ada masalah kesehatan.

“Jika urine berwarna kuning tua, cokelat, merah, dan bahkan keruh, itu bisa berarti ada sesuatu yang salah,” jelas Dr Mittal.

Baca Juga :  Pedagang di Kendari Ungkap Manfaat Program Sedekah Jumat IZI Sultra

Warna kemerahan bisa menandakan adanya darah dalam urine. Sementara urine keruh dapat mengarah pada infeksi atau gangguan penyaringan ginjal.

3. Sering Buang Air Kecil di Malam Hari
Bangun sekali di malam hari untuk buang air kecil masih tergolong normal. Tetapi, bila terlalu sering, hal ini bisa menandakan fungsi ginjal menurun.

“Jika mulai sering ke kamar mandi di malam hari, filter ginjal mungkin rusak,” tutur Dr Bhoopat.

Saat ginjal tak mampu memekatkan urine dengan baik, tubuh menghasilkan urine lebih encer. Hal inifrekuensi buang air kecil meningkat.

4. Bau Urine Menyengat dan Keruh

Urine yang keruh dan berbau tajam juga perlu diperhatikan, apalagi jika terjadi terus-menerus. Hal ini dapat terjadi saat fungsi ginjal terganggu, yang membuat racun menumpuk.

Baca Juga :  PT Vale Indonesia Jalin Silaturahmi dengan Pemprov Sultra di Momentum Ramadan

“Kondisi ini membuat urine bau amonia yang busuk,” ucap Dr Bhoopat.

Bau urine yang kuat atau tidak biasa dapat berarti adanya infeksi atau terlalu banyak limbah dalam tubuh.

5. Muncul Rasa Nyeri, Terbakar, atau muncul Darah
Nyeri saat buang air kecil bukan sekadar rasa tak nyaman. Ini bisa menandakan infeksi atau peradangan pada saluran kemih yang berisiko menjalar ke ginjal.

“Infeksi dan peradangan dapat menjadi penyebab nyeri, ketidaknyamanan, dan sensasi terbakar,” imbuh Dr Mittal.

Ia menegaskan adanya darah dalam urine, meski sedikit, bukan kondisi normal. Darah pada urine dapat berkaitan dengan batu ginjal, infeksi, hingga penyakit ginjal yang lebih serius. Adm

Sumber : Detik.com

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x