SULTRABERITA.ID, KENDARI – Dua sarana gedung milik pemerintah tengah disiapkan menjadi ruang isolasi baru bagi pasien Corona di Sulawesi Tenggara. Bangunan tersebut yakni gedung bangunan eks SMA Angkasa yang berkompleks di Lanud Haluoleo serta satu gedung bertempat di kompleks RS Jiwa Kendari.
BACA JUGA :
- ESG PT Vale Makin Kuat di 2025: Investasi Lingkungan Naik 54%, Kinerja Energi Membaik
- Indosat Cetak Kinerja Kuat di Awal 2026, Fitur Berbasis AI Dorong Pertumbuhan Dua Digit
- Program Layar Benteng Bergulir: Angkat 18 Film Sineas Sultra, Tayang Ala Layar Tancap di Kepulauan Buton
- Menkes Bicara Peluang Iuran BPJS Kesehatan Naik Tahun Ini
- Disnakertrans Sultra Apresiasi Inisiatif UKPM Siapkan Lulusan Bersertifikasi Kompetensi K3
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra Pahri Yamsul. Ia mengatakan Pemprov Sultra melakui Dinas cipta Karya Bina Konstruksi dan Tata Ruang melakukan rehab demi kelayakan penggunaan gedung tersebut sebagai ruang isolasi pasien Covid-19.
“Sesuai dengan petunjuk Bapak Gubernur dan arahan bapak Sekprov Sultra, saat ini Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra, tengah melakukan rehabilitasi berat terhadap gedung eks SMA Angkasa yang telah rusak berat dan karena lama tidak terpakai yang berlokasi di kompleks Lanud Haluoleo serta 1 unit gedung di kompleks RS Jiwa yang juga telah rusak berat utuk dialih fungsikan sebagai ruang isolasi tambahan buat pasien covid-19, sebelum masuk rumah sakit rujukan,”terang Pahri, Kamis 7 Mei 2020.
Progres rehab dua gedung tersebut , lanjut Pahri telah mencapai 40 persen.
Ketua Perbasasi Sultra ini mengaku akan bekerja secara maksimal sehingga gedung-gedung tersebut bisa secepatnya rampung dan digunakan menampung pasien Covid-19 yang jumlahnya terus bertambah.
“Kapasitas gedung-gedung tersebut mampu menampung 115 pasien. Semua sumber pendanaanya berasal dari APBD Pemprov Sultra,” tandasnya.
Sebagai informasi, Kamis 7 Mei 2020, jumlah kasus konfirmasi positif Corona di Sultra sebanyak 69 orang dengan rincian 52 pasien tengah dalam tahap perawatan intensif di ruang isolasi, 15 orang dinyatakan sembuh. Sementara dua pasien Covid-19 asal meninggal dunia. Adm





