SULTRABERITA.ID, BUTUR – Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Buton Utara (Butur) melakukan uji swab tenggorok terhadap empat orang kontak erat KM Lambelu yang menjadi salah satu cluster sebaran wabah Corona di Sultra.
BACA JUGA :
- Kota Kendari yang Pertama di Sultra Salurkan Bantuan Pangan 2026, 27 Ribu KK Keciprat Beras dan Minyak
- Lindungi Siswa dari Dampak Digital, SMPN 10 Kendari Dukung Pembatasan Media Sosial
- H-3 Lebaran, Harga Telur di Pasar Lawa Muna Barat Tembus Rp80 Ribu per Rak
- Lebaran 2026 Hari Apa? Cek Prediksi BRIN-BMKG dan Jadwal Muhammadiyah
- ASR Apresiasi Perumda Sultra: 5 Bulan Raup Dividen Rp1 Miliar, Aset Tembus Rp6 Miliar
Hasil tes diagnostik yang dilakukan sejak 22 Mei lalu membuat tim Gugus Tugas Covid-19 lega. Pasalnya, empat kontak erat yang diduga terpapar wabah dinyatakan negatif virus Corona.

Informasi hasil tes Swab Tenggorok kontak erat cluster KM Lambelu diumumkan Jubir Gugus Tugas Covid-19 Butur, dr Muh Ali Badar, Minggu 31 Mei 2020.
Empat warga Butur yang menjalani swab dibeber Dokter Ali Madar yakni Tn H, (32 tahun), Ny R (42 tahun), Tn M (45 tahun) dan bocah inisial V (10 tahun).
“Pertama Tn. H, 32 tahun dari kluster Lambelu negatif hasil swab. Sebelumnya 2 kali rapid dengan hasil reaktif. Kedua Ny. R, 42 tahun, kontak erat Tn H. Hasilnya swab negatif. Ketiga Tn. M, 45 tahun, kontak erat Tn H. Hasilnya swab negatif. Keempat An. V, 10 tahun, kontak erat Tn H. Hasilnya swab negatif. Untuk diketahui keempat orang yang dilakukan pengambilan swab adalah sekeluarga yang tinggal serumah,” rinci dr Ali Badar.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas sikap patuh dan kooperatif warga dan aparat desa setempat manaati prosedur swab test serta karantina demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
“Terimakasih telah membantu gugus tugas untuk mematuhi karantina mandiri hingga keluar swab. Terimakasih juga untuk pemerintah Desa Banu-banua Jaya memudahkan kerja tenaga kesehatan dalam aktivitas pemantauan,” sambung Dokter Ali Badar.
Pengumuman ini, kata dia, sekaligus mengakhiri masa karantina terhadap empat warga Butur tersebut. Mereka dibolehkan kembali ke rumah dan melakukan aktifitas normal.
“Setelah keluar hasil swab, maka ke empat orang di atas di nyatakan negatif covid-19 dan selesai masa karantina,” ucap Dokter Ali Badar. Adm




