BERITA TERKINIHEADLINE

Go Global! Kendari dan Kota Yiwu Tiongkok Resmi Teken Kerja Sama Internasional di UCLG ASPAC 2026

×

Go Global! Kendari dan Kota Yiwu Tiongkok Resmi Teken Kerja Sama Internasional di UCLG ASPAC 2026

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – Pemerintah Kota Kendari resmi meneken kerja sama kemitraan internasional dengan Kota Yiwu, Tiongkok. Penandatangan kerjasama lintas negara tersebut berlangsung pada puncak perhelatan United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC) Executive Bureau Meeting dan Asia-Pacific Forum 2026 di Hotel Claro Kendari, Jumat (8/5/2026).

Kesepakatan tersebut diteken langsung oleh Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, bersama delegasi Kota Yiwu, Mr Tang Tang, disaksikan Sekjen UCLG ASPAC Dr Bernadia Irawati Tjandradewi, Wakil Menteri Dalam Negeri RI Akhmad Wijayakusuma, Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Dr Hugua, delegasi pemimpin daerah Asia-Pasifik serta sejumlah kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia.

Kesuksesan Kota Kendari sebagai tuan rumah pertemuan internasional membawa berkah bagi Kota Lulo. Salah satunya lewat project kerjasama lintas negara antara Indonesia diwakili Kota Kendari dengan Kota Yiwu, Tiongkok. Kerja sama itu menjadi langkah strategis bagi Kota Kendari untuk memperluas pasar produk unggulan daerah dan UMKM hingga ke tingkat internasional. Melalui kemitraan tersebut, produk lokal Kendari akan dipasarkan melalui Kota Yiwu yang dikenal sebagai pusat perdagangan grosir terbesar di dunia atau “Supermarket Dunia”.

Baca Juga :  Harga Tiket Pesawat Domestik Naik Drastis, Rute Jakarta–Kendari Tembus Rp4 Juta

Kota Yiwu merupakan kota setingkat kabupaten di Provinsi Zhejiang, Tiongkok. Daerah tersebut terkenal sebagai pusat perdagangan komoditas kecil terbesar di dunia dengan pasar internasional raksasa yang menjual berbagai produk mulai dari aksesori, mainan, hingga elektronik.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, mengatakan penandatanganan kerja sama antara Kota Kendari dan Kota Yiwu menjadi pintu masuk bagi produk UMKM Kendari untuk menjangkau pasar global.

“Tadi kerja sama, tadi penandatanganan agreement antara Pemerintah Kota Kendari dengan Kota Yiwu, Tiongkok, untuk seluruh potensi UMKM yang seperti kita tampilkan di depan ini. Ini sudah bekerja sama nantinya Pemerintah Kota Yiwu akan mengambil potensi daerah kita, kita jual ke mereka, dan ini yang akan mereka pasarkan. Teman-teman boleh di-search bahwa bagaimana itu Kota Yiwu, Kota Yiwu kota terbesar untuk masalah trade (perdagangan) atau UMKM,” ujar Siska.

Menurut Siska, Pemerintah Kota Kendari memiliki visi besar agar daerah tersebut semakin dikenal di tingkat internasional.

Baca Juga :  PT Vale Tanam Mangrove di Morowali, Gaungkan Hemat Energi Saat Hari Bumi 2026

“Ya, targetnya kita Pemerintah Kota Kendari, berarti semuanya ya, menginginkan Kota Kendari ini tidak hanya dikenal di dalam Indonesia, tetapi di seluruh dunia. Dan terbukti Kota Kendari menjadi tuan rumah pelaksanaan UCLG ASPAC,” katanya.

Ia menjelaskan sejumlah sektor unggulan yang dipromosikan dalam forum internasional tersebut meliputi perikanan, pertanian, sumber daya alam, jasa, hingga sektor pariwisata. Delegasi Kota Yiwu, Mr Tang Tang, menyebut kerja sama dengan Kendari menjadi kemitraan persahabatan pertama Kota Yiwu dengan daerah di Indonesia.

“Kota Kendari untuk menjalin hubungan pertukaran persahabatan. Ini juga menandai kemitraan pertukaran persahabatan pertama Yiwu dengan kota di Indonesia, yang membawa signifikansi yang sangat besar,” ujar Tang Tang.

Tang Tang menilai momentum itu semakin strategis karena bertepatan dengan peringatan lima tahun kemitraan strategis komprehensif ASEAN-Tiongkok. Ia juga mengapresiasi dukungan UCLG ASPAC, Pemerintah Kota Kendari, dan CP AFC dalam mewujudkan penandatanganan kerja sama tersebut.

Baca Juga :  Rayakan Lebaran Lebih Awal, Potret Khidmat Salat Idulfitri di Kampus Muhammadiyah Buton

Selain itu, pihaknya berharap kolaborasi antarkedua daerah dapat diperluas melalui kerja sama praktis di berbagai sektor guna mendorong pembangunan bersama dan mempererat hubungan persahabatan.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Akhmad Wijayakusuma, menekankan pentingnya kolaborasi antar pemerintah daerah di kawasan Asia Pasifik untuk memperkuat pembangunan pariwisata berkelanjutan.

“Forum ini harus menjadi ajang bagi kita untuk saling bertukar best practice. Tidak ada satu daerah pun yang bisa maju sendirian di era global ini,” kata Akhmad.

Kemendagri mengusulkan lima rencana aksi bersama, mulai dari penguatan jejaring pemerintah daerah Asia Pasifik, mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif berbasis pariwisata, penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan, pemanfaatan transformasi digital, hingga penguatan ekonomi kreatif dan UMKM lokal.

Ia menegaskan pariwisata tidak lagi sekadar industri ekonomi, melainkan instrumen untuk menciptakan kesejahteraan, perdamaian, dan keberlanjutan kawasan. Ia juga mengajak seluruh delegasi memperkuat sinergi antar pemerintah daerah melalui inovasi digital dan kebijakan yang inklusif demi mewujudkan pembangunan berkelanjutan di kawasan Asia Pasifik. Adm

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x