SULTRABERITA.ID, KENDARI – Komisi 3 Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) sepakat memuluskan keberlanjutan agenda pinjaman diajukan Pemprov Sultra untuk mendanai tiga program mercusuar digagas Gubernur Sultra, Ali Mazi.
Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi 3, Suwandi Andi usai memantau proyek jalan wisata Kendari-Toronipa di Toronipa, Kamis 16 Januari 2020.
BACA JUGA :
- ‘Riweh’ Distribusi Beras Banjir di Kendari, Karung Bulog 50 Kg Dibongkar Demi Jatah 2,1 Kg per Orang
- Harga Sayur di Kendari Bikin Menjerit Imbas Banjir Konda, Pedagang Terpaksa Jual Sayur Buangan
- Wali Kota Siska Terima 300 Paket Sembako dari Bank Sultra untuk Warga Terdampak Banjir
- ASN Wajib Jalankan 10 Program Direktif Prabowo Tanpa Kritik, Wagub Sultra: “Laksanakan! Itu Perintah”
- Kemenhub Sesuaikan Fuel Surcharge Angkutan Udara, Harga Tiket Pesawat Berpotensi Naik
Total kredit Pemprov Sultra diajukan ke PT SMI (Sarana Multi Infrastruktur) yang siap dikucurkan tahun 2020 berkisar Rp 1,95 triliun.
Pinjaman tersebut akan dipakai untuk membiayai tiga program infrastruktur unggulan dicanangkan Ali Mazi yakni Gedung Perpustakaan Internasional, Rumah Sakit Jantung Bertaraf Internasional dan Proyek Jalan Wisata Kendari-Toronipa.
Khusus untuk pembangunan akses jalan wisata Kendari – Toronipa yang tahun ini memasuki action tahap 2, kata politisi PAN itu, akan mendapat kuota Rp 800 miliar dari total pinjaman Rp 1,95 triliun.
“Tetap dilanjutkan. Tidak ada yang melanggar aturan. Dari hasil konsultasi ke Kemendagri dan Kemenkeu SMI sudah memberi suport juga. Tidak ada hambatan.
Kemampuan finansial kita sangat memadai untuk pinjaman itu,” jelas Suwandi Andi.
Komisi 3 mengaku salud setelah melihat progres tahap 1 pembangunan akses jalan Kendari-Toronipa.
“Luar biasa. Bisa selesai secepat ini dengan kualitas luar biasa. Padahal tahap 1 masih pakai APBD,” ujar Suwandi. Adm





