SULTRABERITA.ID, KENDARI – Komisi 3 Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) sepakat memuluskan keberlanjutan agenda pinjaman diajukan Pemprov Sultra untuk mendanai tiga program mercusuar digagas Gubernur Sultra, Ali Mazi.
Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi 3, Suwandi Andi usai memantau proyek jalan wisata Kendari-Toronipa di Toronipa, Kamis 16 Januari 2020.
BACA JUGA :
- 20 Calon PMI Sultra Ikuti Interview Kerja Sawit Malaysia, PT Nusa Sinar Makmur Gandeng BP3MI Pastikan Prosedur Legal
- Enam Kepala Daerah di Sultra Dengan Usia Tertua, Bupati Koltim Paling Senior
- Wakil Rektor UHO Bakal Kasih Sanksi ke Senior yang Bullying & Main Fisik ke Mahasiswa Baru
- Mahasiswi UIN Kendari Raih Top 2 Best Speaker di Konferensi Internasional, Bawa Isu Generasi Muda Muslim & Teknologi
- Potret Dua Mahasiswa Baru Berkebutuhan Khusus Mulai Kuliah Perdana di Kampus UHO
Total kredit Pemprov Sultra diajukan ke PT SMI (Sarana Multi Infrastruktur) yang siap dikucurkan tahun 2020 berkisar Rp 1,95 triliun.
Pinjaman tersebut akan dipakai untuk membiayai tiga program infrastruktur unggulan dicanangkan Ali Mazi yakni Gedung Perpustakaan Internasional, Rumah Sakit Jantung Bertaraf Internasional dan Proyek Jalan Wisata Kendari-Toronipa.
Khusus untuk pembangunan akses jalan wisata Kendari – Toronipa yang tahun ini memasuki action tahap 2, kata politisi PAN itu, akan mendapat kuota Rp 800 miliar dari total pinjaman Rp 1,95 triliun.
“Tetap dilanjutkan. Tidak ada yang melanggar aturan. Dari hasil konsultasi ke Kemendagri dan Kemenkeu SMI sudah memberi suport juga. Tidak ada hambatan.
Kemampuan finansial kita sangat memadai untuk pinjaman itu,” jelas Suwandi Andi.
Komisi 3 mengaku salud setelah melihat progres tahap 1 pembangunan akses jalan Kendari-Toronipa.
“Luar biasa. Bisa selesai secepat ini dengan kualitas luar biasa. Padahal tahap 1 masih pakai APBD,” ujar Suwandi. Adm



