
SULTRABERITA.ID, KENDARI – Kesuksesan Partai NasDem memenangi suksesi Pileg di Muna Barat (Mubar) tak lepas dari tangan dingin Bupati Muna Barat, Rajiun Tumada. Hengkang dari Partai Amanat Nasional (PAN), Rajiun fokus menggarap Partai NasDem.
Di era mantan Ketua DPC PAN Mubar itulah, partai besutan Surya Paloh ini seketika naik daun.
BACA JUGA :
- SPHP Ganti Nama Jadi Beras Kita Mulai 20 Oktober 2026
- Flight Kendari-Jakarta Sudah Normal, Kepala Bandara Haluoleo Wanti Penumpang Bawa Masker
- Pertamina Regional Sulawesi & Bupati Rame-Rame Pantau Penyaluran BBM di SPBU Muna Barat
- Pertamina Bawa PGTC 2026 ke Kampus UHO, Ajak Mahasiswa Kenali Industri Energi
- Maklumat Kapolda Sultra Soal Larangan Karhutla: Penjara 5 Tahun, Denda Rp5 Miliar
NasDem bertengger menguasai legislatif DOB pecahan Kabupaten Muna. Mengalahkan pamor PAN yang sebelumnya merupakan partai mayoritas di Mubar.
Di periode lalu, NasDem semula hanya memiliki keterwakilan 2 kursi. Kini sukses menguasai kursi 01 legislatif Mubar dengan memborong 9 kursi.
Partai NasDem, melalui Gubernur Sultra, Ali Mazi sempat memberi sinyal ‘reward‘ posisi strategis bagi Rajiun atas prestasinya tersebut. Hal itu disampaikan Ali Mazi kala berkunjung ke Mubar pada medio Oktober 2018.
Kata dia, posisi Rajiun dalam struktur Parpol NasDem tinggal menunggu ACC pusat.
“Tunggu dari DPP,” singkat Ali Mazi kala itu.
Hingga tahun 2020, belum ada kejelasan terkait posisi Rajiun di NasDem.
Diwawancara sultraberita.id, 16 Januari lalu, Ali Mazi memberi jawaban diplomatis.
“Saya tanya ke DPP dulu. Harusnya lapor ke saya juga,” ucap Ali Mazi.
Ia tak menampik jasa Rajiun membesarkan Partai NasDem di Mubar. Mantan Kepala Satpol PP Sultra itu, lanjut Ali Mazi, layak mendapat rekomendasi masuk jajaran elit Partai NasDem.
“Mestinya jadi perhatian pusat karena munculkan kader yang cerdas,” sambung senior NasDem Sultra itu.
Ia sendiri tak mengetahui persis mengapa hingga kini DPP NasDem urung menarik Rajiun dalam barisan elit parpol. Adm



