SULTRABERITA.ID, KENDARI – Nasib baik masih berpihak pada La Dia. Nelayan berusia 60 tahun warga Desa Masaloka Kecamatan Kepulauan Masaloka Raya ini ditemukan dalam kondisi selamat setelah dinyatakan hilang selama tiga hari di Laut Maginti Kabupaten Muna Barat.
BACA JUGA :
- Banyak Kejanggalan, Ketua DPRD Muna Heran Proyek Batalyon TNI Caplok Tanah Warga Bersertifikat
- Nelayan Kulisusu Jatuh ke Laut Saat Cari Gurita, Nasibnya Belum Diketahui
- Mobil Mogok di Jalan? Kalla Toyota Extra Care Siap Bantu 24 Jam
- Rekam Jejak Suyudi Ario Seto, Kapolri ke-26 yang Pernah Bongkar Kasus Penyiraman Penyidik KPK
- Proyek Hilirisasi Nikel Masif Beroperasi di Kolaka, BI Prediksi Ekonomi Sultra Menguat di Triwulan III
Sejak beberapa hari lalu, Tim Basarnas gabungan menyisir lokasi kecelakaan kapal longboat yang ditumpangi La Dia di Perairan Pulau Pasi Kecamatan Maginti Kabupaten Mubar.
Tak disangka, saat terombang ambing di lautan, nyawa La Dia diselamatkan oleh kapal ikan KM AMR di Perairan Teluk Bone bagian selatan Desa Anaiwoi Kecamatan Tanggetada Kabupaten Konawe.
“Pada pukul 17.00 wita terima informasi dari Bapak Salman yang melaporkan bahwa pada Pukul 12.30 Wita korban An La Dia berhasil ditemukan dalam keadaan selamat oleh kapal ikan KM. AMR (GT 07) di perairan Teluk Bone bagian selatan Desa Anaiwoi Tanggetada Kolaka,” jelas Kepala Basarnas Kendari, Arif Sofingi, Rabu 8 Juli 2020.
“Jarak penemuan dengan lokasi kecelamaa sekitar 55 Nautical Mile,” sambungnya.
Sekitar pukul 15.30 WITA tiba, La dia lantas dievakuasi menuju Puskesmas Anawoi untuk mendapat perawatan medis.
Pencarian nelayan ini melibatkan Pos SAR Kolaka, Pos AL Bombana, Pol Airud Bombana, SAR USN Kolaka, aparat desa dan nelayan setempat. Adm



