LAJUR.CO, KONAWE SELATAN – Universitas Halu Oleo (UHO) berkolaborasi dengan Universitas Jember mendorong pertanian berkelanjutan melalui konservasi lahan dan pengolahan limbah organik menjadi ecoenzim. Upaya ini diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Sumber Sari, Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan, Minggu (11/10/2026).
Mengusung tema Pengelolaan Kesuburan Tanah dan Pencegahan Pencemaran melalui Praktik Konservasi Lahan untuk Pertanian Sehat dan Berkelanjutan, program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan warga menjaga kesuburan tanah dan mengelola sampah organik rumah tangga secara ramah lingkungan.
Dosen Program Studi Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian Universitas Jember, Muhammad Rizal Romadhon, S.P., M.Sc., menyampaikan materi mengenai pengelolaan kesuburan tanah melalui praktik konservasi lahan.
Pembahasan mencakup teknik konservasi, pengelolaan bahan organik, serta pemanfaatan lahan secara berkelanjutan. Penerapan metode ini berperan penting menjaga kualitas tanah sekaligus menunjang produktivitas pertanian.
Sementara itu, Junartin Teke, S.Si., M.Eng., dari Program Studi Ilmu Lingkungan, Fakultas Kehutanan dan Ilmu Lingkungan UHO, memberikan pelatihan pembuatan ecoenzim sebagai salah satu upaya mengenalkan pengelolaan limbah organik.
Peserta diperkenalkan pada pemanfaatan sisa buah dan sayuran rumah tangga sebagai bahan baku ecoenzim melalui fermentasi menggunakan gula dan air. Tahapan pelatihan meliputi pemilihan bahan, pencampuran, hingga proses fermentasi.
Materi konservasi lahan dan pembuatan ecoenzim saling melengkapi untuk mendukung pertanian yang lebih ramah lingkungan. Konservasi membantu mempertahankan kesuburan tanah, sedangkan pengolahan limbah organik menjadi ecoenzim membuka alternatif pemanfaatan sisa bahan pangan agar tidak langsung berakhir sebagai sampah.
Kolaborasi UHO dan Universitas Jember ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Kerja sama lintas kampus itu sekaligus memperkuat upaya pemberdayaan warga melalui penerapan ilmu pengetahuan dan praktik pelestarian lingkungan.
Program pengabdian ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), terutama tujuan kedua tentang penghapusan kelaparan, tujuan ke-12 mengenai konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, serta tujuan ke-15 terkait perlindungan ekosistem daratan.
Melalui program edukasi pertanianberkelanjutan, UHO dan Universitas Jember berharap warga Desa Sumber Sari mampu menerapkan teknik konservasi lahan dan memanfaatkan limbah organik secara lebih bijaksana. Penerapan kedua praktik itu diharapkan mendukung pertanian yang produktif, menjaga kebersihan lingkungan, serta memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keberlanjutan. Adv





