LAJUR.CO, KENDARI – Ribuan pelari memadati kawasan Eks MTQ Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), saat BIK Night Run 2026 berlangsung pada Sabtu (24/10/2026) malam. Ajang lari yang menjadi bagian dari Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026 ini menyatukan semangat olahraga dan kampanye pentingnya kesehatan finansial.
Diinisiasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kegiatan tersebut menghadirkan dua kategori lomba, yakni 5K Fun Run dan 10K Race. Keduanya memberi ruang bagi masyarakat untuk menikmati olahraga sekaligus menantang kemampuan berlari.
Kategori 5K Fun Run menyasar masyarakat yang ingin berlari santai, termasuk pemula dan keluarga. Sementara itu, 10K Race menjadi tantangan bagi pelari untuk menguji ketahanan, mengejar catatan waktu terbaik atau personal best, hingga bersaing memperebutkan podium.
Tak sekadar menjadi ajang olahraga, BIK Night Run 2026 turut membawa pesan tentang pentingnya menjaga kesehatan keuangan. Anggota Dewan Komisioner OJK, Adi Budiarso, menyampaikan pesan tersebut saat memberikan sambutan di hadapan peserta.
Ia mengajak masyarakat tidak hanya menjaga kebugaran tubuh melalui olahraga, tetapi turut memperhatikan kondisi keuangan dalam momentum Bulan Inklusi Keuangan.
“Saya ada dua pesan. Yang pertama, kita biasanya berlari untuk kesehatan dan kebugaran. Nah, dalam momentum Bulan Inklusi Keuangan, kita juga akan berlari untuk kesehatan keuangan kita,” ujar Adi Budiarso.
Menurutnya, kesehatan fisik perlu diimbangi dengan kondisi finansial yang sehat agar masyarakat dapat menjalani kehidupan lebih baik dan sejahtera.
“Jadi, kita tidak hanya bugar secara fisik, kita juga harus bugar dan sehat untuk keuangan dan untuk Sultra yang makin maju dan sejahtera,” katanya.
Untuk menjaga ketertiban dan sportivitas, panitia menerapkan sejumlah ketentuan perlombaan, terutama pada kategori 10K Race. Setiap peserta BIK Nihgt Run wajib menyelesaikan seluruh jarak lomba dan melewati setiap titik pemeriksaan atau checkpoint sesuai rute yang ditentukan.
Peserta dilarang menggunakan kendaraan maupun alat bantu lain selama perlombaan. Sementara itu, pelari yang masuk dalam penentuan podium wajib menunjukkan identitas berupa kartu tanda penduduk (KTP) atau kartu pelajar saat proses verifikasi untuk memastikan keabsahan hasil lomba.
Panitia berhak mendiskualifikasi peserta yang tidak mengikuti rute resmi, menggunakan nomor BIB milik pelari lain, menerima bantuan kendaraan atau alat pacu, maupun melakukan tindakan tidak sportif yang merugikan peserta lainnya.
Untuk mendukung kebutuhan pelari selama berlomba, panitia menyediakan empat titik water station pada kategori 10K. Peserta turut diimbau mematuhi arahan marshal, memperhatikan petunjuk rute, menjaga keselamatan, serta menghormati sesama pelari dan pengguna jalan lainnya.
Melalui BIK Night Run 2026, OJK mendorong masyarakat menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehat sekaligus meningkatkan kesadaran tentang pentingnya inklusi keuangan. Semangat tersebut diharapkan ikut mendukung terwujudnya masyarakat Sultra yang semakin maju dan sejahtera. Sis





