SULTRABERITA.ID, KENDARI – Kepala Badan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendari, Teguh Setyabudi menyatakan telah menginstruksikan alih fungsi sementara 15 unit gedung diklat sebagai tempat isolasi pasien Covid-19 di sejumlah wilayah di Indonesia.
BACA JUGA :
- OJK Sultra Perkuat Program KEJAR, Dorong Pelajar Konawe Gemar Menabung
- Nilai TKA Siswa Sultra Masih di Bawah Rata-rata Nasional, BGTK Susun Modul Mepokoaso 2026
- Lumbini Waterland, Wisata Keluarga dengan Wahana Bermain Anak di Muna Barat
- Mengenal 10 Tradisi Perayaan 1 Muharam di Indonesia
- Tujuh Warga China Ditangkap di Kendari, Hendak Diselundupkan ke Australia Lewat Jalur Ilegal
Langkah dilakukan mantan PJ Gubernur Sultra ini sebagai bentuk suport dan implementasi arahan Presiden RI, Joko Widodo dan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian dalam rangka mendukung upaya percepatan penanganan bencana non alam wabah Covid-19.
“Penggunaan Diklat BPSDM Kemendagri dan provinsi adalah mengikuti arahan Bapak Presiden dan Mendagri, Bapak Tito Karnavian. Beliau memerintahkan kami selaku Kepala BPSDM Kemendagri agar siapkan gedung diklat untuk dipakai membantu penanganan pasien Covid-19,” ujar Teguh pada Sultraberita.id, Senin 11 Mei 2020.

Adapun 15 gedung diklat BPSDM Kemendagri di Indonesia yang difungsikan sementara sebagai gedung isolasi pasien Corona antara lain adalah gedung diklat BPSDM Kemendagri di Kalibata dan Bogor serta 4 PPSDM Regional di Bukittinggi, Bandung, Yogyakarta, Makassar dan Rokan Hilir.
Berikut sarana gedung Diklat BPSDM Kemendagri yang berada di Jawa Barat, Kalimantan Barat, Gorontalo, Bali, Nusa Tenggara Barat, Maluku, Semarang dll.
Khusus gedung Diklat BPSDM Kemendagri yang berada di Kalibata Jakarta, ujar Teguh, akan digunakan oleh Pemkot Jakarta Selatan.
Sementara gedung Diklat BPSDM yang ada di Bogor telah disiapkan menampung pasien Covid-19 oleh pemerintah kabupaten Bogor.
“Untuk menampung pasien Covid-19 di Jaksel, gedung diklat di Kalibata siapkan 50 kamar, BPSDM Kemendagri yang di Bogor akan digunakan oleh Pemkab Bogor dengan kesiapan 60 kamar,” urai Teguh.

Sementara itu sebagian gedung diklat lain tengah dalam persiapan agar memenuhi standar kesehatan pelayanan pasien Covid-19.
Teguh memastikan seluruh fasilitas gedung diklat BPSDM Kemendagri yang dipakai sebagai ruang isolasi Covid-19 benar-benar layak. Standar pelayanan pada pasien pun juga akan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 sebagaimana ditetapkan.
“Pelaksanaan sesuai SOP Covid-19. Kebersihan dijamin. Penyemprotan disinfektan secara rutin dan penyiapan handsanitizer. Tamu juga akan mendapat asupan makanan bergizi dan dimasak secara higienis,” papar Teguh. Adm




