SULTRABERITA.ID, MUNA – Kelangkaan dan kenaikan harga utamanya sembilan bahan pokok (Sembako) ditengah pandemi Covid-19 menjadi momok menakutkan bagi masyarakat. Tak terkecuali warga Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara.
BACA JUGA :
- Kemenhaj Muna Barat Berangkatkan Sembilan Belas Jemaah Calon Haji ke Tanah Suci via Bandara Sugimanuru
- Harga Emas Galeri 24, UBS, Antam & Antam Retro Hari Ini Anjlok Semua
- Bantaran Kali Wanggu Akan Dibangun Tanggul Penahan Banjir, Wali Kota Siska Jamin Ganti Rugi Lahan
- Bantuan Beras 2,1 Kg Mulai Disalurkan ke Ribuan Korban Banjir di Kendari
- Waspada! Viral Sunscreen Palsu dengan SPF Rendah, Tingkatkan Risiko Kanker
Mengantisipasi adanya lonjakan harga, Bupati Muna, LM Rusman Emba turun langsung memantau kondisi stok dan harga sembako di Pasar Laino Kabupaten Muna.
“Saya sudah hubungi Kapolres, kita akan melakukan kunjungan bersama,” jelas Rusman kepada wartawan, Selasa 31 Maret 2020.
Orang nomor satu di Kabupaten Muna ini juga memastikan ketersediaan kebutuhan pangan bagi masyarakat selang ancaman wabah virus Corona di daerah.
Termasuk jelang bulan suci Ramadan yang tinggal menghitung hari. Ia berpesan masyarakat tak perlu khawatir akan stok sembako dan pangan di Muna.
Suami Yanti Setiawati ini juga menyatakan telah berkoordinasi dengan kepala desa, camat dan kepala puskesmas untuk melakukan pemantauan terhadap warga menyusul peningkatan arus mudik saat Ramadan.
“Nanti dilihat, mereka tetap dalam pemantauan. Kalau misalkan pemudik ini ada gejala seperti halnya Covid-19 segera diperiksakan,” tambahnya.
Ia bersyukur sejauh ini Kabupaten Muna masih berada di zona hijau kewaspadaan Covid-19 di Sultra.
“Hal ini berat, butuh kerjasama yang kuat antar semua pihak, semoga semua cepat berakhir,” tutup Rusman. Adm





