BERITA TERKINIHEADLINE

Api Membumbung, Kebakaran Lahan Merembet ke Gudang Furniture di Poasia

×

Api Membumbung, Kebakaran Lahan Merembet ke Gudang Furniture di Poasia

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – Kebakaran lahan di Jalan Banteng, Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Senin (2/11/2026), berujung pada terbakarnya gudang furniture milik H. Sahararuddin. Kobaran api yang membesar dengan cepat menjalar dari lahan kosong di samping gudang hingga melalap bangunan penyimpanan perabot tersebut.

Besarnya kobaran api disertai kepulan asap hitam yang membumbung tinggi membuat warga sekitar cemas. Terlebih, lokasi gudang berdekatan dengan permukiman sehingga api dikhawatirkan menjalar ke bangunan lain, termasuk rumah penduduk.

Baca Juga :  Teduh! Prof Takdir Saili Rangkul Dua Rivalnya Dalam Satu Meja, Bangun Kekompakan Demi UHO

Mengetahui hal itu, warga langsung menghubungi Call Center 112, meminta bantuan petugas pemadam kebakaran.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Kendari turun membawa lima unit mobil pemadam dari sejumlah pos pelayanan, yakni Poskotik Poasia, Poskotik Benu-Benua, dan Poskotik Boulevard.

Dokumentasi Damkarmat Kota Kendari diterima media lajur.co memperlihatkan asap hitam pekat mengepul tinggi ke udara. Si jago merah tampak membesar dan melahap area gudang yang menyimpan berbagai perabot furniture.

Baca Juga :  Mahasiswa UHO Pamerkan Ratusan Produk Kreatif, Kuliner hingga Aksesori

“Lihat asapnya, kebakaran gudang spring bed,” ujar seseorang dalam video tersebut.

Petugas pemadam bersama personel gabungan berjibaku menjinakkan api. Semprotan air diarahkan ke titik kebakaran, mencegah kobaran meluas, menghanguskan bangunan di sekitarnya.

Upaya pemadaman api diperkuat Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) dengan mengerahkan satu unit mobil damkar karhutla dan satu unit mobil tangki. TNI ikut menurunkan satu unit mobil pemadam kebakaran untuk membantu penanganan.

Baca Juga :  Banyak Kejanggalan, Ketua DPRD Muna Heran Proyek Batalyon TNI Caplok Tanah Warga Bersertifikat

Dukungan pasokan air datang dari komunitas Redkar PDKT yang memboyong 15 unit mobil tandon. PLN dan masyarakat setempat turut membantu petugas selama proses pemadaman berlangsung.

Setelah hampir empat jam berjibaku, tim gabungan akhirnya berhasil menjinakkan kobaran api. Kebakaran gudang furniture baru padam sekitar pukul 14.25 WITA.

Hingga berita ini ditulis, total kerugian material akibat insiden kebakaran itu belum diketahui. Pendataan masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut. Sisi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!