BERITA TERKINIHEADLINE

Jemaah Haji Asal Kendari Meninggal di Tanah Suci Tanpa Riwayat Sakit

×

Jemaah Haji Asal Kendari Meninggal di Tanah Suci Tanpa Riwayat Sakit

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – Seorang jemaah haji asal Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), meninggal dunia di Madinah, Arab Saudi, saat menunggu kepulangan menuju tanah air usai menjalankan ibadah haji 2026. Almarhumah diketahui bernama Hj. Wa Ode Aminah binti Aminuddin (85), jemaah kategori lanjut usia (lansia).

Kepala Kementerian Haji dan Umrah Sultra Muh Lalan Jaya mengatakan, Waode Amina meninggal dunia di King Fahd Hospital Madinah pada 23 Juni 2026 pukul 16.30 Waktu Arab Saudi (WAS).

Jemaah yang tergabung dalam Kloter 32 UPG tersebut diketahui tidak memiliki riwayat sakit. Bahkan sehari sebelum wafat. ia masih sempat melakukan panggilan video dengan keluarganya di tanah air.

Lalan menyebut, almarhum mengikuti seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik tanpa indikasi sakit. Saat rombongan jemaah haji Sultra menerima kunjungan silaturahmi Gubernur Sultra Andi Sumangerukka di Madinah, almarhumah masih dalam kondisi sehat meski belum sempat bertemu secara langsung.

Baca Juga :  PT Vale Edukasi Warga Desa Pewutaa Kolaka Soal Pentingnya PHBS, Tekankan Cegah DBD & Stunting

“Almarhumah tidak memiliki riwayat sakit. Bahkan sebelum meninggal sempat melakukan video call dengan keluarga di tanah air,” kata Lalan Jaya.

“Waktu silaturahmi Gubernur, almarhumah belum sempat bergabung untuk ketemu. Masih sehat, kadarullah meninggal dunia,” sambung Lalan Jaya, Selasa (24/6/2026).

Ia menjelaskan, berdasarkan laporan yang diterima dari petugas kloter, almarhumah tiba-tiba mengalami gangguan kesehatan hingga kondisinya menurun dengan cepat sebelum akhirnya meninggal dunia.

“Beliau tidak sakit. Tiba-tiba kondisi kesehatannya menurun dan langsung drop,” katanya.

Pihak Kementerian Agama Sultra sendiri telah menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. Plt. Kakanwil Kemenag Sultra bersama Kepala Bagian Tata Usaha bahkan telah berkunjung ke rumah duka menyampaikan duka cita secara langsung.

“Kami menyampaikan turut berbela sungkawa dari keluarga besar Kanwil Kemenag Provinsi Sultra dan Kemenag Kota Kendari kepada keluarga besar almarhumah. Semoga diampuni segala dosanya, diterima amal ibadahnya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan,” ujar Lalan.

Baca Juga :  Pantang Menyerah! Prof Takdir Saili Kembali Tarung Bursa Calon Rektor UHO 2026-2030

Terkait proses pemakaman, pihak Kemenag menyebut masih menunggu informasi resmi dari petugas kloter almarhumah mengenai proses pemakaman almarhumah. Namun, detail lokasi pemakaman masih menunggu konfirmasi resmi dari otoritas setempat.

“Biasanya jika jemaah meninggal di Madinah, proses pemakaman langsung ditangani otoritas setempat,” jelasnya.

Lalan menambahkan, almarhumah termasuk jemaah lansia yang selama pelaksanaan ibadah haji diketahui dalam kondisi sehat. Ia pun sudah mengikuti seluruh tahapan ibadah hingga selesai.

“Usianya 85 tahun. Beliau sehat dan mengikuti seluruh proses ibadah haji dengan baik. Tinggal menunggu pemulangan saja sebenarnya,” katanya.

Dengan wafatnya Hj. Wa Ode Aminah, jumlah warga Sultra yang meninggal dunia di Tanah Suci pada musim haji 2026 menjadi empat orang. Rinciannya, tiga orang merupakan jemaah haji dan satu orang petugas haji.

Sebelum Hj. Wa Ode Aminah, dua jemaah haji Sultra yang lebih dahulu meninggal dunia adalah La Hido bin La Ulo asal Kabupaten Wakatobi yang tergabung dalam Kloter 39 UPG dan Siti Asiah binti Sujari asal Kabupaten Konawe Selatan dari Kloter 34 UPG. Keduanya meninggal dunia pada 28 Mei 2026 di Mina Al-Wadi Hospital, Arab Saudi.

Baca Juga :  Polisi Gagalkan Peredaran 3 Kg Sabu, Satu Pelakunya Perempuan Asal Kolaka

Menyusul berikutnya adalah petugas haji asal Sultra yang wafat di Tanah Suci adalah dr. Fitri Rezkiani asal Kota Baubau. Dokter yang tergabung dalam Tim Kesehatan Haji Kloter (TKHK) UPG 38 Sultra tersebut meninggal dunia di Makkah pada 7 Juni 2026 saat menjalankan tugas memberikan pelayanan kesehatan kepada jemaah haji.

Lebih jauh, Lalan mengatakan saat ini rombongan jemaah haji Sultra tengah menunggu proses pemulangan ke Tanah Air. Jemaah haji Sultra yang tergabung dalam Kloter 32 UPG dijadwalkan menjadi rombongan pertama yang tiba setelah menyelesaikan rangkaian ibadah haji. Mereka diperkirakan mendarat di Bandara Halu Oleo Kendari pada 25 Juni 2026 sekitar 13.45 Wita. Adm

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
error: Content is protected !!
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x