?>
BERITA TERKINIHEADLINE

Kalahkan Sulsel, Sultra Juara 1 se-Sulawesi Warganya Paling Banyak Tamat Perguruan Tinggi

×

Kalahkan Sulsel, Sultra Juara 1 se-Sulawesi Warganya Paling Banyak Tamat Perguruan Tinggi

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – Setiap daerah punya cerita berbeda soal pendidikan. Di tengah semakin terbukanya kesempatan melanjutkan studi, keberadaan kampus menjadi salah satu bagian penting dalam membentuk ekosistem pendidikan tinggi di suatu wilayah.

Di Sulawesi Tenggara (Sultra), pilihan untuk menempuh pendidikan tinggi hadir melalui beragam institusi, mulai dari kampus negeri, swasta, hingga perguruan tinggi keagamaan. Kondisi tersebut menjadi bagian dari wajah pendidikan di provinsi yang memiliki wilayah daratan dan kepulauan ini.

Dikutip dari data Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2025, 15,58 persen penduduk Sultra berusia 15 tahun ke atas telah menamatkan pendidikan tinggi.

Angka tersebut menjadi yang tertinggi di antara enam provinsi di Pulau Sulawesi. Sultra berada di atas Sulawesi Selatan (Sulsel) yang mencatat 14,29 persen penduduk usia 15 tahun ke atas yang telah menamatkan pendidikan tinggi.

Setelah Sultra dan Sulsel, Sulawesi Barat mencatat persentase 12,57 persen. Sementara Sulawesi Utara berada di angka 11,22 persen dan menempati posisi kelima di Pulau Sulawesi.

Jika dilihat dalam skala nasional, capaian Sultra juga menempatkannya di peringkat ketujuh dari 38 provinsi. Sulsel berada satu tingkat di bawahnya dalam kelompok 10 besar, yakni di peringkat kesembilan nasional.

Baca Juga :  Hugua Soroti Bagi Hasil Tambang di Sultra: Pusat Untung Rp188 Triliun, Daerah Hanya Keciprat Rp207 Miliar

Dengan angka tersebut, hanya Sultra dan Sulsel dari enam provinsi di Pulau Sulawesi yang masuk 10 besar nasional berdasarkan persentase penduduk usia 15 tahun ke atas yang telah menamatkan pendidikan tinggi.

Capaian ini menjadi gambaran mengenai proporsi masyarakat yang telah menyelesaikan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi. Data tersebut tidak menunjukkan jumlah mahasiswa yang sedang kuliah ataupun jumlah lulusan baru dalam satu tahun, melainkan persentase penduduk yang sudah menamatkan pendidikan tinggi.

Di sisi lain, Sultra memiliki sejumlah kampus yang menyediakan pilihan bagi masyarakat untuk melanjutkan studi. Berdasarkan data statistik pendidikan yang tersedia, terdapat sekitar 40-an institusi pendidikan tinggi di Sultra pada 2025–2026, baik yang berada di bawah pembinaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) maupun Kementerian Agama.

Di bawah Kementerian Agama, terdapat 11 perguruan tinggi, terdiri atas satu perguruan tinggi negeri dan 10 perguruan tinggi swasta. Sementara institusi lainnya berada dalam koordinasi pendidikan tinggi Kemdiktisaintek.

Baca Juga :  Nelayan Wajib Waspada! BMKG Umumkan, Gelombang Tinggi Intai Perairan Sultra

Salah satu kampus negeri utama di Sultra adalah Universitas Halu Oleo (UHO) yang berada di Kota Kendari. Kampus ini menjadi salah satu pusat pendidikan tinggi di Sultra dengan berbagai pilihan bidang studi.

Selain UHO, terdapat Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka di Kabupaten Kolaka. Kehadiran kampus negeri di luar Kendari tersebut turut memperluas pilihan pendidikan bagi masyarakat di wilayah daratan Sultra.

Pilihan lain tersedia melalui kampus swasta, seperti Universitas Muhammadiyah Kendari (UM Kendari) dan Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) yang berada di Kota Kendari.

Sementara bagi masyarakat yang ingin menempuh pendidikan berbasis keagamaan sekaligus keilmuan umum, terdapat Universitas Islam Negeri (UIN) Kendari. Kampus negeri keagamaan ini menjadi salah satu bagian dari ekosistem pendidikan tinggi di Sultra.

Keberadaan berbagai kampus tersebut menunjukkan bahwa pilihan untuk melanjutkan studi di Sultra tidak hanya terpusat pada satu institusi. Masyarakat dapat memilih jalur pendidikan sesuai bidang ilmu, lokasi, maupun karakter kampus yang tersedia.

Baca Juga :  Siapkan Lilin! Ini Titik Mati Lampu PLN Kendari Jumat 4 September, Ada yang Sampai Tengah Malam

Meski demikian, keberadaan banyak kampus tidak serta-merta dapat disebut sebagai penyebab tingginya persentase penduduk yang tamat pendidikan tinggi. Data Susenas 2025 dan data jumlah institusi pendidikan merupakan dua indikator yang berbeda.

Pendidikan tinggi sendiri menjadi salah satu jenjang yang berperan dalam memperluas pengetahuan dan mengembangkan keterampilan masyarakat. Bagi daerah seperti Sultra yang memiliki wilayah daratan dan kepulauan, ketersediaan akses pendidikan menjadi salah satu bagian dari pembangunan sumber daya manusia.

Sultra merupakan provinsi di bagian tenggara Pulau Sulawesi dengan Kota Kendari sebagai ibu kota. Wilayahnya memiliki karakter geografis yang beragam karena mencakup kawasan daratan dan kepulauan.

Secara administratif, Sultra terdiri atas 17 kabupaten dan kota. Persebaran wilayah tersebut membuat karakter sosial, ekonomi, serta kebutuhan masyarakat di masing-masing daerah cukup beragam.

Kendari menjadi pusat pemerintahan sekaligus salah satu sentra pendidikan, perdagangan, dan aktivitas ekonomi di Sultra. Sementara itu, keberadaan kampus di daerah seperti Kolaka memperlihatkan bahwa pilihan pendidikan tinggi juga tersedia di luar ibu kota provinsi. Adm

?>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

?>
?>