SULTRABERITA.ID, KENDARI – Persatuan Dermatolog-Venerolog (SNDV) Prancis, mengungkapkan bahwa ada gejala baru terkait infeksi virus corona baru (covid-19).
Artinya, selain demam, batuk dan sesak napas merupakan gejala umum, SNDV menemukan gejalu baru berupa kelainan di area kulit, lansir Nypost mengutip BGR.
Para ahli tersebut menyebut gejala covid-19 juga bisa terlihat di permukaan kulit, seperti radang, gatal-gatal dan kemerahan.
BACA JUGA :
- UHO Masuk 10 Besar Kampus Hijau Indonesia, Peringkatnya di Atas UI
- Tani Merdeka Indonesia Kendari Dilantik, Siap Kawal Bantuan Pupuk hingga Alsintan
- Bulog Sultra: Penyaluran Bantuan Pangan Februari-Maret Tuntas 100 Persen
- Indosat Resmi Buka Gerai Pertama di Kota Kendari: Layani IM3, Tri hingga Indosat HiFi dalam Satu Lokasi
- GenBI UHO Bina Desa 2026 di Ambalodangge, Dorong Digitalisasi UMKM & Pertanian Berkelanjutan
Kemerahan pada kulit ini tiba-tiba bisa sangat menyakitkan dan kadang timbul lesi akibat reaksi peradangan yang terjadi pada bagian atas lapisan dermis kulit.
“Analisis dari banyak kasus yang dilaporkan ke SNDV menunjukkan bahwa manifestasi ini dapat dikaitkan. Kami memperingatkan masyarakat dan profesi medis untuk mendeteksi pasien yang berpotensi menular secepat mungkin,” ungkap SNDV dalam keterangan reami.
Pasien pun disarankan untuk cepat berkonsultasi gejala di permukaan kulit, selain gejala umum.
Dirjen Kesehatan Prancis Jerome Salomon, mengatakan tidak mengetahui informasi terkait gejala dermatologis pada pasien covid-19.
Menurutnya, hingga kini orang tak benar-benar tahu tentang covid-19 secara utuh. Para ahli pun masih mempelajarinya. Adm
Sumber : jpnn.com
Judul : https://m.jpnn.com/news/kenali-gejala-baru-virus-corona-perhatikan-area-kulit?utm_source=jpnn_home&utm_medium=special_content&utm_campaign=sc_1




