SULTRABERITA.ID, KENDARI – Anggota DPR RI, Ridwan Bae meminta Gubernur Sultra, Ali Mazi mengambil langkah tegas memulangkan seluruh TKA China yang baru masuk di Sultra.
BACA JUGA :
- Nelayan Batu Gong Konawe Tak Bisa Melaut karena Kabut Asap, Pendapatan Turun Drastis
- Kejagung Mulai Periksa Kajari Konawe yang Ditangkap Dugaan Penyalahgunaan Wewenang
- Ratusan Relawan Bersihkan Pantai Batu Gong, 500 Kg Sampah Plastik & Limbah Terkumpul
- Sultra Catat Rekor 119 Hari Tanpa Guyuran Hujan, Terlama Kedua se-Sulawesi Setelah Sulsel
- Pengecer BBM Subsidi ‘Pertamini’ Gulung Tikar: Stok Kosong Pasca Penertiban
Peringatan Ridwan Bae ini disampaikan menyusul beredarnya video viral puluhan TKA China pekerja tambang PT VDNI yang masuk via Bandara Haluoloe.
Keberadaan TKA Tiongkok itu dinilai sangat meresahkan masyarakat di tengah perang menangkal penyebaran virus mematikan asal negeri China.
Bagi politisi Golkar itu, pemerintah Provinsi Sultra tak boleh setengah hati melawan ancaman virus Corona yang kini mewabah di sejumlah wilayah di Indonesia dan belahan dunia.
“Saya minta Gubernur tegas. Tindak lanjuti itu keputusan pemerintah. Pemegang paspor China tolak. Baik datang maupun transit,” ujar mantan Bupati Muna dua periode itu.
Ia juga meminta Ali Mazi tak melindungi TKA China yang tertangkap basah masuk ke Sultra dengan dalih ‘karantina’ atau bukan ‘otoritas’ sebagaimana disampaikan dihadapan publik.
Bagaimana pun, kata Politisi Golkar itu, sebagai 01 Ali Mazi adalah pemegang otoritas wilayah Sultra.
Dengan dalih melindungi rakyatnya dari ancaman virus mematikan, Ali Mazi bisa mengambil langkah blokade arus masuk TKA China ke Sultra. Tidak malah menutup mata dan abai terhadap kondisi ‘darurat’ wabah.
“Tolak kehadiran mereka,” ucapnya.
“Jangan lagi ada karantina. Harus berani bela rakyat. Jangan nanti ada yang tertular baru panik,” sambung Ridwan Bae.
Sebagai informasi, total 49 WNA China masuk ke Sultra, Minggu 15 Maret 2020. Kabar ini bocor setelah salah seorang warga mendokumentasikan kedatangan TKA China di Bandara Haluoleo.
Pascaviral, Harjono diamankan POM Lanud Haluoleo. Polda Sultra menyebut istilah ‘corona masuk’ dalam video Harjono telah memancing kegaduhan dan panik masyarakat Sultra.
Sementara itu, Pemprov Sultra melalui Gubenur Sultra, Ali Mazi meyakinkan masyarakat jika 49 TKA China itu akan dikarantina guna mencegah penularan virus Covid-19. Inilah mengapa ia meminta agar masyarakat tak panik. Adm





