BERITA TERKINIHEADLINEHUKRIM

Penjual Sate di Kendari Jadi Korban Aksi Brutal Para Pemuda, Mengamuk Tak Diberi Uang

×

Penjual Sate di Kendari Jadi Korban Aksi Brutal Para Pemuda, Mengamuk Tak Diberi Uang

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi. Foto: Ist

LAJUR.CO, KENDARI – Penjual sate di persimpangan STIE 66 Kendari jadi korban aksi brutal para pemuda pada Rabu (24/4/2024). Kedua pemuda berinisial M. Idris (16) dan Y Han (19) yang tengah mabuk meminta uang kepada penjual sate.

Korban aksi dua pemuda ini yakni penjual Sate Madura Jalan Kamboja, Kelurahan Lahundape, Kota Kendari. Penjual sate yang tidak langsung menanggapi permintaan mereka pun akhirnya harus mendapatkan pukulan dari para pemabuk tersebut.

Buser77 Satreskrim Polresta Kendari bersama Unit Kam Sat Intelkam Polresta Kendari bergerak cepat melakukan penangkapan terhadap para pelaku aksi pemukulan itu. Proses penangkapan dilakukan sekitar pukul 00.30 WITA, tidak lama berselang setelah peristiwa dimaksud.

Baca Juga :  Harga Telur Semakin Meroket, Warga di Mubar Setop Usaha Jualan Kue

“Pelaku pemukulan di warung sate Madura Cak Mael telah ditangkap. Pelaku M. Idris mengakui telah melakukan pemukulan terhadap korban,” kata Kasat Reskrim Polresta Kendari AKP Fitrayadi.

Saat melakukan aksi mereka dalam kondisi dipengaruhi alkohol, keduanya meminta sejumlah uang kepada penjual. Saat itu, penjual sate menyuruh kedua pelaku untuk menunggu beberapa menit. Namun, kedua pelaku langsung melakukan pemukulan kepada korban sebanyak 4 kali.

Baca Juga :  Astra Motor Sulawesi Selatan Dekatkan Skuter Premium New Honda Stylo 160 ke Warga Kota Kendari

Tidak hanya itu, para pelaku juga memanggil rekannya yang lain untuk mengeroyok pedagang tersebut. Dari video yang diterima, keributan itu sempat membuat arus lalu lintas di Simpang STIE 66 Kendari terganggu.

“Para pelaku memukul pemilik warung dan beberapa karyawan penjual Sate Madura Cak Mael. Saat diinterogasi, pelaku M. Idris memukul korban sebanyak empat kali dan mengenai perut korban,” jelas AKP Fitrayadi.

Baca Juga :  Target DLH Sultra Usai Raih Prestasi OPD Terbaik: Realisasikan Program Sampah Berkelanjutan & Maggot

Akibat tindakan kekerasan yang dialaminya, korban pun harus dirawat di rumah sakit. Diketahui, korban tengah dirawat di RS Tiara.

Sementara itu, kedua terduga pelaku telah diamankan di Polsek Kemaraya. Polisi juga tengah menyelidiki keberadaan pelaku lain yang turut membuat onar saat kejadian berlangsung.

Para tersangka ini kata AKP Fitrayadi akan dipersangkakan Pasal 170 ayat (1) Subsider Pasal 351 ayat (1) KUHP dengan ancaman 5 tahun 6 bulan penjara. Red


0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x