SULTRABERITA.ID, KENDARI – Kabupaten Kolaka Utara menjadi satu dari tiga kabupaten di Sultra yang membangun unit shelter. Alat deteksi gempa bumi dari BMKG ini didirikan di Ibu kota Kolut, Lasusua.
BACA JUGA :
- CSR DAAZ Group Bantu Branding Usaha Mete Lokal Asal Kota Kendari ‘MeLDAAZ’ Naik Kelas
- Muslim Waspada! Kertas Pembungkus Makanan Bisa Jadi Tak Halal
- Prabowo Teken Aturan Biaya Haji 2026, Ini Daftar Lengkapnya
- PGPAUD UHO Gelar Lomba Anak Usia Dini hingga Pameran Media di EDUFAIR Batch 4
- Gelar Wealth Xpo di Jakarta, CIMB Niaga Perkuat Wealth Solution Dampingi Nasabah Sambut 2026
Kemarin, Bupati Kolut, H Nur Rahman, telah menyetujui pinjam pakai tanah milik pemerintah sebagai lokasi pembangunan shelter sensor gempa bumi.
“Lokasinya dekat pantai. Ini sangat penting karena Kolut rawan gempa. Jadi bisa ada informasi lebih cepat jika ada alat ini. Kita bersyukur BMKG mau memasang alatnya di sana,” ujar Nur Rahman.
Kolut diketahui acap kali diguncang gempa karena berada di jalur lempeng dan patahan sesar aktif. Di tahun 2019, periode Januari-Juni daerah pecahan Kolaka itu beberapa kali dilanda bencana gempa bumi.
12 April 2019, guncangan gempa bumi di Kota Lasusua pernah menembus 4,9 Skala Richter. Gempa bahkan sempat membangkitkan peringatan potensi tsunami.
Selain Kolut, shelter sensor gempa juga dipasang di Kabupaten Konawe Selatan dan Kabupaten Wakatobi. Adm



