BERITA TERKINIHEADLINE

UHO Sediakan 9.464 Kursi Kuota Mahasiswa Baru 2026

×

UHO Sediakan 9.464 Kursi Kuota Mahasiswa Baru 2026

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI — Universitas Halu Oleo (UHO) menyiapkan 9.464 kuota penerimaan mahasiswa baru untuk tahun akademik 2026. Daya tampung tersebut terbagi ke dalam tiga jalur seleksi, yakni Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), serta seleksi mandiri.

Wakil Rektor Bidang Akademik UHO, La Ode Santiaji Bande, menyampaikan total kuota itu merupakan daya tampung keseluruhan untuk jenjang D3 dan S1 yang telah dilaporkan ke pemerintah pusat.

Baca Juga :  Ridwan Bae Evaluasi Mudik 2026: Jalan Nasional Mulus, Minim Penumpukan, Minta Pelindo Benahi Layanan

“Jumlah total yang kami kirim ke pusat dan diterima UHO sebanyak 9.464 untuk D3 dan S1,” ujarnya.

Ia merinci, sebanyak 2.846 kursi dialokasikan melalui jalur SNBP, 3.796 melalui SNBT, serta 2.822 melalui seleksi mandiri. Komposisi tersebut mengacu pada ketentuan nasional dengan proporsi 30 persen untuk SNBP, 40 persen SNBT, serta 30 persen seleksi mandiri.

Baca Juga :  Pelatihan PEKERTI Digelar UHO Diikuti 48 Dosen Dari Tiga Perguruan Tinggi

“Pembagiannya memang 30 persen, 40 persen, dan 30 persen. Seleksi mandiri tidak boleh melebihi 30 persen, bahkan jika di bawah itu akan lebih baik,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa dari kuota SNBP sebanyak 2.846, tidak seluruhnya terpenuhi. Peserta yang dinyatakan lulus melalui jalur prestasi di kampus tersebut tercatat sebanyak 2.434 orang.

Dari jumlah itu, 1.275 peserta merupakan pendaftar KIP Kuliah. Namun, setelah melalui proses verifikasi oleh kementerian, hanya 753 peserta yang dinyatakan memenuhi kriteria atau eligible.

Baca Juga :  Kunjungan Lebaran di Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai Stabil, Ekowisata Tekan Lonjakan Wisatawan

“Eligible berarti masuk dalam data Kementerian Sosial, yaitu desil 1 hingga desil 4. Kelompok ini diprioritaskan sebagai penerima KIP Kuliah,” ungkapnya.

Penentuan kategori desil sepenuhnya mengacu pada data resmi dari Kementerian Sosial, sehingga proses seleksi penerima bantuan pendidikan berlangsung secara objektif serta terverifikasi.

Laporan: Ika Astuti

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x