SULTRABERITA.ID, KENDARI – Gugus Tugas (GT) Covid-19 Sultra mengonfirmasi tambahan kasus baru warga Sultra terpapar virus Corona. Berdasarkan update, Rabu 15 April 2020, kini warga Bumi Anoa dinyatakan positif Corona berjumlah 24 orang.
BACA JUGA :
- Ribuan Guru di Sultra Turun ke Jalan: Dukung Guru Mansur, Tolak Kriminalisasi Profesi
- KPR Online Memang Praktis, tapi Bisa Jadi Bumerang Kalau Tak Paham Ini
- AALHI Pusat & KLHK Libatkan Akademisi UHO, Terjun Kaji Ekosistem Laut yang Rusak Pasca Banjir Sumatra
- 5 Gunung di Sultra untuk Liburan Akhir Tahun; Pendakian Seru di Tengah Pesona Kawasan Karst
- Prabowo Teken PP Pengupahan, Ini Formula UMP 2026
Juru bicara GT Covid-19 Sultra, dr La Ode Rabiul Awal mengatakan dari 24 total Covid-19 di Sultra, ada 8 kasus baru terkonfirmasi pasien baru positif Corona.
Delapan kasus baru dominan berasal dari warga Kota Kendari. Sementara, Kabupaten Kolaka Utara dan Kolaka mencatatkan kasus konfirmasi positif Covid-19 perdana.

Berikut rincian data sebaran positif Covid-19 ; Kota Kendari 6 positif, Kolaka Utara 1 pasien positif, Kolaka 1 pasien positif.
“Perempuan 71 tahun Kendari, laki-laki 40 tahun Kendari, laki-laki 34 tahun Kendari, laki-laki 41 Kendari, laki-laki 33 tahun Kendari, laki-laki 37 Kendari, laki-laki 36 tahun Kolaka, laki-laki 37 tahun Kolaka Utara,” beber Dokter Wayong sapaan akrab.
Kabar baik dari update Corona kali ini adalah meningkatnya jumlah pasien Covid-19 yang berhasil sembuh yakni berjumlah 4 orang. Dimana 3 orang adalah pasien baru, sementara 1 orang adalah pasien lama.
Empat baru yang dilaporkan sembuh dari virus berbahaya itu seluruhnya adalah pasien asal Kota Lulo.
Berdasarkan tabulasi data GT Covid-19 Sultra, kota yang digawangi Sulkarnain ini kini merangkum 19 kasus positif Corona dengan 1 kasus positif meninggal dunia dan 4 pasien sembuh. Berikut Kabupaten Konawe dengan 3 kasus positif Corona.
“4 kasus sembuh, 3 kasus baru, 1 kasus lama,” ujar Wayong.
Dokter yang merangkap Ketua IDI Sultra itu juga turut mengabarkan hasil Swab Tenggorok pasien bayi PDP Corona yang meninggal duia di ruang isolasi beberapa waktu lalu.
“Untuk kasus PDP (meninggal) 11 bulan hari Jumat, hasil pemeriksaan adalah negatif,” ungkapnya.
Lebih jauh, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Sultra kini berjumlah 14 pasien, Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 329 orang dan Orang Tanpa Gejala (OTG) 95 orang. Adm



