SULTRABERITA.ID, MUNA – Bupati Muna, LM Rusman Emba menjawab kekhawatiran tenaga medis akan kesiapan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Muna sebagai persiapan rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di wilayah Kepulauan Muna.
BACA JUGA :
- Cari Lokasi Healing Dekat Kota Kendari? Jojo Tawarkan Camping Ground Bernuansa Kebun Plus Kolam Renang
- Kabar Baik bagi Mahasiswa, UHO Siapkan Beasiswa Kontribusi Mahasiswa
- Yang Single Jangan Minder! Lebih dari Setengah Warga Sultra Berstatus Belum Nikah
- Pacu Talenta Lokal Kendari, Maxim Gandeng Balai Bahasa Sponsori Kompetisi Bahasa Inggris Berbasis Teknologi
- Membangun Trisula Ekosistem Pangan: Solusi Strategis Atasi Siklus Inflasi Sultra
Didampingi aparat TNI, Minggu 29 Maret 2020, Rusman menyerahkan 50 buah baju pelindung/Alat Pelindung Diri (APD) prosedur penanganan pasien Covid-19 kepada Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Muna.
Penyerahan APD kesehatan sekali pakai tersebut merupakan bantuan langsung dari Kodam XIV/Hasanuddin Makassar. Bantuan dari Pangdam Mayor Jenderal TNI Andi Sumangerukka bagi tenaga medis juga dilengkapi paket masker medis, sepatu boots dan kacamata medis.
“Melalui Dinas Kesehatan, alat pelindung kesehatan ini nantinya akan disebar dibeberapa puskesmas,” terang Rusman.
RSUD Kabupaten Muna dikabarkan bakal menjadi rujukan pasien Corona bagi rumah sakit Kabupaten Buton Tengah dan Kabupaten Muna Barat dalam waktu dekat ini. Terkait kebijakan tersebut pihak pemerintah daerah selanjutnya akan mendatangkan 500 buah bantuan alat kesehatan khusus membackup penanganan pasien terpapar Covid-19 di tiga kabupaten.
Rusman mengingatkan agar pandemi Corona tidak disangkut pautkan dengan agenda politik Pilkada Muna. Ia berharap semua elemen bersikap bijak bahu membahu bekerja memutus mata rantai wabah Corona yang saat ini gencar dikampanyekan.
“Marilah kita saling memberi pencerahan, agar tidak menimbulkan kegaduhan di tengah tengah masyarakat,” tutupnya. Adm



