?>
BERITA TERKINIHEADLINE

Menolak Redup! PBB Pusat Mau Usul Ruksamin Tersangka Kasus Pencurian Jadi Menteri Kabinet Prabowo-Gibran

×

Menolak Redup! PBB Pusat Mau Usul Ruksamin Tersangka Kasus Pencurian Jadi Menteri Kabinet Prabowo-Gibran

Sebarkan artikel ini

LAJUR.CO, KENDARI – Status Ruksamin sebagai tersangka kasus dugaan pencurian dan perusakan alat berat di Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) tak lantas membuat namanya redup. Terbaru, nama mantan Bupati Konawe Utara (Konut) dua periode itu diusul masuk dalam jajaran menteri Kabinet Merah Putih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming.

Usulan mendorong nama kader PBB berstatus tersangka di Polda Sultra itu diumumkan langsung Pj Ketua Umum PBB Yuri Kemal Fadlullah saat hadir di Kendari, Minggu (27/9/2026) malam.

Yuri memuji Ruksamin sebagai salah satu kader PBB yang layak menempati jabatan di tingkat nasional. Saat ini, Ruksamin menjabat Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB.

“Beliau sekarang putra terbaik Sultra sudah masuk jajaran pimpinan nasional. Seharusnya level beliau itu sudah tidak lagi di provinsi,” kata Yuri.

Baca Juga :  Coffee Shop di Kendari 'Tekor' Gegara Lampu Sering Padam

Dikutip dari Sultranesia.com, Yuri menyebut Ruksamin berpeluang masuk kabinet. Ia membuka kemungkinan Ruksamin menempati posisi kepala badan atau kepala lembaga.

“Jadi mungkin di kabinet, kepala badan atau lembaga. Kalau bocorannya di mana, saya juga belum tahu,” ujarnya.

Jika PBB mendapat kesempatan mengajukan kandidat dari Sultra, Yuri memastikan nama Ruksamin yang akan dibawa.

“Kalau misalnya dari Sulawesi Tenggara ya pasti kita usulkan Pak Ruksamin sebagai satu-satunya calon untuk di kabinet itu sendiri,” katanya.

Keputusan akhir, kata Yuri, tetap berada di tangan Presiden Prabowo. PBB hanya bisa memberikan rekomendasi.

“Kalau soal kapan masuk ke kabinetnya itu silakan tanya sama Pak Presiden. Kita sebagai partai pendukung ini kan hanya bisa mengeluarkan rekomendasi,” ujarnya.

Baca Juga :  Become a Slot Legend at Slotspalace

Di sisi lain, Ruksamin saat ini menghadapi proses hukum di Polda Sultra. Polisi telah menetapkan kakak dari Bupati Konut Ikbar sebagai tersangka bersama dua orang lainnya, yakni WS dan A.

Ketiganya terseret perkara dugaan pencurian dan perusakan alat berat milik pengusaha berinisial JL di Konawe Utara.

Kabid Humas Polda Sultra Kombes Iis Kristian mengatakan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik memeriksa sejumlah saksi dan menggelar perkara.

“Setelah dilakukan gelar perkara ditetapkan tiga orang tersangka perusakan dan pencurian (alat berat), salah satunya pria inisial R,” kata Iis kepada detikcom, Rabu (5/8/2026).

Meski kasus hukum tersebut masih berjalan, PBB tetap memasukkan Ruksamin sebagai kandidat yang akan didorong ke pemerintahan pusat.

Baca Juga :  Jak používat aplikaci Mostbet pro kasino hry

Yuri menyebut langkah tersebut berkaitan dengan posisi PBB sebagai partai pendukung pemerintahan Prabowo-Gibran. Ia juga mengungkit dukungan PBB terhadap Prabowo sejak pencalonan hingga proses sengketa Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK).

“PBB juga adalah partai pertama yang mendeklarasikan Prabowo sebagai calon presiden. Ya kita berharap ke depannya ada ikhtiar dan ada jalan untuk PBB,” ucap Yuri.

Dengan demikian, nama Ruksamin kini muncul dalam dua konteks sekaligus. PBB mendorongnya untuk jabatan di tingkat nasional.

Pada saat yang sama, Polda Sultra masih memproses perkara yang membuatnya berstatus tersangka. Status tersebut belum merupakan putusan pengadilan yang menyatakan Ruksamin bersalah. Adm

?>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

?>
?>